10+ Contoh Teks Eksplanasi Budaya, Alam, Pendidikan Singkat beserta Strukturnya

Teks Explanasi - Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, Contoh

Pengertian Teks Eksplanasi

Menurut asal katanya, eksplanasi berarti memberikan penjelasan. Teks eksplanasi berisi penjelasan mengenai bagaimana suatu peristiwa bisa terjadi atau hubungan sebab akibat dalam sebuah kejadian. Menurut Restuti, teks eksplanasi dapat digunakan untuk menjelaskan berbagai fenomena baik sosial maupun fenomena alam.Kemudian menurut Mahsun, terdapat beberapa bagian dalam teks eksplanasi yaitu, pernyataan umum, penjelas, dan interpretasi. Berdasarkan pendapat tersebut, dapat dikembangkan teks eksplanasi dengan struktur yang jelas.
Dalam perkembangannya, teks eksplanasi juga dapat disusun berdasarkan fenomena sosial, budaya, dan fenomena lainnya.Luasnya tema teks eksplanasi ini kemudian menimbulkan kesalahpahaman pada pelajar dan membuat mereka kesulitan untuk membedakan suatu teks termasuk dalam teks eksplanasi atau tidak. Berikut merupakan rincian ciri-ciri yang dapat membedakan teks eksplanasi dan jenis teks lainnya. Dengan mengenal ciri-cirinya, maka penulis akan lebih mudah dalam menyusun teks eksplanasi untuk menjelaskan fenomena yang akan diangkat.


Ciri-ciri teks eksplanasi

Memahami seputar teks eksplanasi tentunya akan tidak lengkap jika kamu tidak mengetahui ciri-ciri dari teks eksplanasi ini sendiri. Mengingat setiap jenis teks pastinya memiliki ciri-cirinya tersendiri, tidak terkecuali dengan teks eksplanasi. Perlu kamu ketahui bahwa teks eksplanasi ini memiliki ciri-ciri yang hanya dimiliki oleh jenis teks ini. Dengan mengetahui berbagai ciri mengenai teks eksplanasi, maka itu akan memudahkan pembaca di dalam membedakan teks ini dengan yang lainnya. Yang penting untuk digaris bawahi seputar ciri-ciri jenis teks ini adalah teks eksplanasi tidak berusaha mempengaruhi pembaca untuk dapat percaya akan hal yang diulas dalam teks. Namun, jenis teks ini lebih kepada informasi.
Berikut adalah beberapa ciri-ciri teks eksplanasi yang wajib kamu pahami:
  • Teks eksplanasi adalah jenis teks yang memuat suatu informasi berdasarkan fakta dan nyata adanya, sehingga jenis teks ini bukanlah sebuah fiksi atau karangan belaka
  • Fakta informasi yang melekat pada jenis teks eksplanasi ini sangat ilmiah atau sejalan dengan ilmu pengetahuan
  • Teks eksplanasi terdiri dari tiga macam struktur yang membangunnya, yakni pernyataan umum, sebab akibat dan interpretasi
  • Memakai sequencemarkers seperti pertama, kedua, ketiga atau dengan kata pertama, berikutnya dan berakhir

 

Kaidah kebahasaan teks eksplanasi

Setiap jenis teks pastinya mempunyai kebahasaan yang sangat unik. Sehingga tidak jarang kebahasaan antara jenis teks satu dengan teks yang lain itu berbeda. Dengan adanya kaidah kebahasaan khusus tersebut, maka pembaca tentu bisa menebak dengan mudah jenis teks apa yang tengah mereka baca. Dan berikut ini adalah beberapa kaidah kebahasaan dalam teks eksplanasi yang harus kamu ketahui.
  • Di dalam teks eksplanasi terdapat istilah atau bahasa ilmiah
  • Pembahasan yang terdapat di dalam teks eksplanasi memiliki sifat umum dan tidak mencakup partisipan mengenai manusia
  • Penulis dalam teks eksplanasi dibuat sesuai dengan peristiwa yang sesuai fakta atau benar-benar terjadi
  • Biasanya, teks eksplanasi menggunakan kalimat pasif
  • Di dalam teks eksplanasi ada konjungsi kausal dan juga waktu
  • Pemakaian kata kerja di dalam jenis teks eksplanasi ini lebih sering relasional dan juga material




Struktur teks eksplanasi ada 3 yaitu:
  1. Pernyataan umum: berisi pernyataan umum mengenai topik yang akan dijelaskan proses terjadinya/proses keberadaan.
  2. Urutan Sebab Akibat: berisi mengenai detail penjelasan proses terjadinya yang disajikan secara urut atau bertahap dari yang paling awal hingga yang paling akhir.
  3. Simpulan/Penutup (Interpretasi): berisi tentang kesimpulan mengenai topik yang telah dijelaskan.
Silahkan langsung simak contoh lengkapnya berikut.

Daftar Artikel Lainnya:


Contoh Teks Eksplanasi Budaya: Penyebab Lunturnya Budaya Indonesia

Pernyataan umum


Budaya Indonesia saat ini makin hari makin dilupakan karena kurangnya kesadaran dari masyarakat, kurangnya pembelajaran budaya, dan juga komunikasi budaya.

Bisa dibilang budaya Indonesia turun drastis karena kebanyakan dari kita memilih budaya asing yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan zaman sekarang.


Padahal selamanya tidak benar, jika kita menganggap bahwa budaya asing lebih praktis dan keren. Banyak juga budaya asing yang dianggap keren namun tidak sesuai dengan jati diri dan budaya bangsa kita, Indonesia.

Deretan penjelas


Akibatnya kebudayaan Indoensia tidak lagi diperhatikan dan perlahan-lahan mulai ditinggalkan ataupun tiba-tiba diklaim oleh negara lain.

Oleh karena itu, kemampuan dalam berkomunikasi sangatlah penting agar tidak terjadi lagi pemahaman yang salah tentang budaya yang dianut. Kurangnya dalam komunikasi juga akan menimbulkan pertikaian antar suku yang akibatnya berdampak pada persatuan dan kesatuan.

Harus diingat, kita juga harus memperhatikan komunikasi yang terjalin antar masyarakat dengan mengenalkan budaya satu sama lain dari generasi ke generasi sebagai penerus bangsa dengan tujuan agar budaya kita tetap hidup.

Interpretasi/penutup


Kurangnya minat dalam belajar budaya sendiri, mengakibatkan budaya kita lama-kelamaan menghilang. Jadi, akan lebih baik jika kita mempelajari budaya sejak usia dini, untung saja saat ini sudah ada mata pelajaran yang membahas soal budaya. Tetapi, sangat disayangkan, banyak dari kita yang tidak menganggap penting belajar materi mengenai budaya, Indonesia.

Padahal dengan belajar budaya, kita bisa membangun budaya bangsa dan bisa mempertahankan budaya lokal di tengah era globalisasi ini. Sebetulnya, budaya Indonesia bisa tetap terjaga dengan berbagai cara, salah satunya dengan melakukan pengajaran mengenai budaya kepada anak-anak Indonesia.

Contoh Teks Eksplanasi Budaya Jawa Timur: Wayang

Pernyataan umum


Wayang merupakan seni pertunjukan asli dari Indonesia yang berkembang cukup pesat di Jawa dan Bali. Selain di daerah tersebut, wayang juga cukup populer di pulau Sumatera dan Semenanjung Malaya, dimana budaya wayang ini dipengaruhi oleh kebudayaan dari Jawa dan Hindu.

Deretan penjelas


UNESCO menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka terkenal dari Indonesia pada tanggal 7 November 2003, sebagai warisan maha karya dunia yang tidak ternilai harganya dalam seni bertutur.

Menurut sejarah, awal pertunjukan wayang berasal dari Prasasti Balitung di abad ke-4 yang berbunyi si Galigi mawayang.


Ketika agama Hindu masuk ke Indonesia, wayang menjadi media efektif untuk menyebarkan agama Hindu. Pertunjukan wayang menggunakan cerita Ramayanan dan Mahabharata.

Saat Islam datang ke Nusantara, muncul boneka wayang yang terbuat dari kulit sapi, dimana hanya bayangannya saja yang tampak saat pertunjukan, wayang inilah yang kita kenal dengan sebutan wayang kulit. Selain itu, ada wayang sadat yang dipergunakan untuk menyebarkan agama Islam dengan memperkenalkan nilai-nilai keislaman.

Interpretasi


Nilai-nilai filosofi yang tersimpan dalam wayang mengajak masyarakat untuk selalu berbuat baik dan menghindari kejahatan, serta menanamkan semangat kepada masyarakat melalui pertunjukan wayang.

Adapun istilah dalam pe-wayang-an "memayu hayuning bebrayan agung", sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaan masing-masing.

Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam

Metamorfosis merupakan peristiwa dimana hewan berubah menjadi bentuk dewasa. Fenomena ini terjadi pada sebagian besar serangga, amfibi, crustacea, mollusca, echinodermata, dan lain-lain. Perubahan bentuk ini tidak selalu melibatkan perubahan bentuk yang ekstrim atau perubahan habitat.
Terdapat dua jenis metamorfosis, yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Metamorfosis sempurna atau holometabola terjadi pada serangga seperti kupu-kupu. Binatang ini menetas dari telur, menjadi ulat atau larva. Ulat menghabiskan masa hidupnya untuk makan daun, kemudian merubah dirinya menjadi pupa atau kepompong.
Kepompong adalah semacam selimut yang menyelubungi ulat selama beberapa hari. Setelah perubahan dalam kepompong sempurna, kupu-kupu akan keluar sari dalam pupa dan meregangkan sayap sehingga ia bisa terbang. Perubahan bentuk ulat menjadi kupu-kupu termasuk dalam metamorfosis sempurna karena terjadi perubahan bentuk yang disertai dengan hancurnya tubuh larva dan menyisakan beberapa sel.
Sel- sel tersebut kemudian tumbuh kembali menjadi kupu-kupu yang kemudian muncul keluar dari pupa. Metamorfosis sempurna tidak hanya terjadi pada kupu-kupu. Lalat rumah dan kepik juga melalui fase pupa dan melewati tahapan metamorfosis sempurna.
Metamorfosis tidak sempurna merupakan proses perubahan bentuk hewan yang tidak melewati fase pupa. Pada proses metamorfosis ini, hewan tidak mengalami banyak perubahan. Biasanya perubahan terjadi pada ukuran, tumbuhnya organ tertentu seperti sayap, serta pergantian kulit yang juga disebut instar.
Hewan yang mengalami proses metamorfosis tidak sempurna antara lain, belalang, serta kecoa. Belalang menetas dari telur, kemudian menjadi larva / nimfa, dan tumbuh semakin besar menjadi belalang dewasa yang disebut pula imago.Perubahan belalang dari nimfa ke imago tidak mengubah habitat atau makanan belalang. Ia tetap tinggal di pepohonan, memakan daun, serta bernafas dengan trakea. Selain serangga, metamorfosis juga terjadi pada amfibi.
Katak yang termasuk amfibi, melalui proses metamorfosis yang mengubah bentuk dari telur hingga katak dewasa. Katak betina dewasa, meninggalkan telur-telurnya di air. Setelah sepuluh hari, telur tersebut akan menetas dan mengeluarkan berudu.Berudu berbentuk seperti ikan kecil dan habitat di bawah permukaan air. Setelah 2 hari menetas, berudu akan menumbuhkan insang yang berfungsi untuk bernafas dalam air. Tahap ini berlangsung selama 3 minggu.
Setelah 3 minggu, insang akan tertutup kulit dengan sendirinya. Saat berumur 8 minggu, kaki belakang berudu mulai tumbuh, diikuti dengan kaki depan. Saat kaki depan dan belakang tumbuh, bentuk berudu akan menyerupai katak berekor.
Ekor ini akan memendek dan tidak berfungsi sebagai penggerak di bawah air. Lambat laun katak akan bernapas dengan paru-paru dan dapat hidup di luar perairan. Metamorfosis ini berakhir saat katak sudah dapat hidup di daratan dan berbentuk katak dewasa dengan 4 kaki.
Berdasarkan pemaparan tersebut, dapat disimpulkan bahwa metamorfosis terjadi pada serangga, amfibi, dan beberapa jenis hewan lain. Perubahan secara fisik ini berlangsung sejak hewan tersebut menetas hingga menjadi dewasa. Metamorfosis pada serangga ada dua macam yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.
Metamorfosis sempurna melalui tahap pupa yang menghancurkan sebagian besar sel tubuh, kemudian membentuk sel baru dengan bentuk berbeda. Sedangkan metamorfosis tidak sempurna tidak melewati fase pupa, namun hanya melalui perubahan bentuk, ukuran, pergantian kulit dan penambahan organ.

Contoh Teks Eksplanasi Singkat Fenomena Sosial

Kriminalitas merupakan tindakan kejahatan yang dilakukan seseorang untuk mencapai tujuan tertentu. Seorang yang melakukan tindak kriminalitas disebut kriminal. Kejahatan yang dilakukan beragam, mulai dari pencurian, pembunuhan, penculikan, dan lain sebagainya.
Alasan di balik perilaku negatif ini biasanya karena motif ekonomi. Kesulitan mendapatkan pekerjaan, atau desakan kebutuhan yang mendadak akan mendorong seseorang untuk mencari jalan pintas agar cepat mendapatkan uang. Indonesia yang kekurangan lapangan kerja, memiliki kemungkinan peningkatan angka kriminalitas yang cukup tinggi.
Untuk membentengi diri dari godaan perilaku negatif ini, dapat dilakukan penanaman ilmu agama. Sehingga anak-anak paham bahwa tindakan merugikan orang lain adalah sebuah dosa yang harus dihindari. Segala hal yang bertentangan dengan agama biasanya juga bertentangan dengan norma masyarakat. Maka hal-hal yang termasuk dosa, tidak hanya dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan, namun juga mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat.

Contoh Teks EKsplanasi Tentang Bencana Alam (Tanah Longsor)

    Longsor adalah sebuah peristiwa dimana terjadinya gerakan tanah atau biasa disebut geologi yang terjadi karena adanya pergerakan masa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah.

    Tanah longsor atau amblas secara garis besar bisa terjadi karena dua faktor yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu. Faktor pendorong merupakan faktor yang mempengaruhi kondisi material sendiri, sedangkan faktor pemicu adalah faktor penyebab bergeraknya material tersebut.

    Di Indonesia sendiri peristiwa ini hampir sering terjadi. Kebanyakan disebabkan oleh gempa sehingga menggerakkan lempeng bawah tanah sehingga mengakibatkan elemen atau lempeng bawah permukaan menjadi tergeser sehingga menimbulkan pecahan dan terjadinya longsor.

    Ada banyak hal lagi yang bisa memicu dan menyebabkan terjadinya kelongsoran. Baik itu diakibatkan oleh alam atau karena ulah manusia itu sendiri, diantaranya Tingginya curah hujan,  jika musim penghujan dengan durasi lama maka akan terjadi penguapan air di permukaan tanah dalam jumlah besar.

    Setelah penguapan maka akan muncul pori-pori atau rongga tanah, kemudian terjadi retakan di permukaan, saat hujan air akan menyusup ke bagian yang retak lalu air akan masuk sehingga terakumulasi di bagian dasar lereng, lalu menimbulkan gerakan lateral kemudian terjadilah longsor.

    Untuk pencegahan terjadinya longsor bisa dengan menggunakan pohon, karena akar pohon akan banyak membantu dengan cara menyerap air hujan sehingga bisa meminimalisir.

    Poin diatas merupakan beberapa penyebab terjadinya kelongsoran. Akibat dari bencana ini tentu tidak sedikit kerugian paling parah adalah korban jiwa, selain itu kerugian materi seperti kehilangan rumah, tanah, harta benda yang harus direlakan karena tetimbun oleh longsoran.

    Sangat jarang orang dalam longsor bisa menyelamatkan dirinya karena karena kecepatan tanah longsor diperkirakan kecepatannya bisa mencapai 100 km/jam kecepatan yang mustahil untuk lari bagi manusia tanpa peralatan. Selain itu setelah kejadian pun korban selamat tidak sedikit akan mengalami trauma yang mendalam.

    Jika mendengar suara gemuruh besar di dekat anda maka segeralah lari menuju ketempat atau wilayah dataran stabil. Jangan pergi ke pinggir tebing atau jurang curam karena itu sama saja seperti bunuh diri. 

Contoh Teks Eksplanasi Tentang Tsunami

Tsunami (tsu= pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah berarti “ombak besar di pelabuhan”) adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah.
Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau.Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan kesetimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya.Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter, namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer.Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.

Contoh Teks Eksplanasi Pelangi

Pernyataan Umum:
Pelangi atau bianglala adalah fenomena alam yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Pelangi mempunyai berbagai macam warna yang saling sejajar dan tampak di langit, pelangi dianggap juga sebagai gejala optik.
Umumnya pelangi berbentuk busur, dan masing-masing ujungnya mengarah pada titik yang berbeda. Pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Tak jarang pelangi juga bisa dilihat di sekitar air terjun yang deras.
Urutan Sebab-Akibat:
Pelangi muncul karena cahaya membias dan menyimpang menjauhi partikel. Ketika matahari terbenam maka langit akan menjadi merah karena sinar matahari melewati atmosfer yang lebih tebal daripada keadaan matahari di siang hari.
Pelangi juga tidak akan terlihat di malam hari maupun saat mendung, ini menandakan jelas kalau pelangi adalah peristiwa alam karena pembiasan cahaya.
Awalnya cahaya matahari melewati tetes hujan lalu dibiaskan/dibelokkan ke tengah tetes hujan sehingga membuat cahaya putih berubah menjadi warna spektrum.
Simpulan/Penutup (interpretasi):
Pelangi bisa kita lihat saat sedang hujan ketika matahari bersinar dari sisi berlawanan dengan arah kita menghadap. Sehingga posisi kita harus ada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari di belakang kita.Mudahnya begini, kita sebagai pengamat, matahari, dan pusat busur pelangi mesti berada di satu garis lurus. Sehingga kita bisa menikmati indahnya warna-warni pelangi yang terdiri dari warna Merah, Jingga, Kuning, Hijau Biru, Nila, Ungu.

Contoh Teks Eksplanasi Gunung Meletus

Pernyataan Umum:
Contoh teks eksplanasi peristiwa alam berikutnya yaitu Gunung Meletus. Fenomena alam ini terjadi karena adanya endapan magma yang ada di perut bumi dan disemburkan oleh gas dengan kekuatan besar.
Selain tsunami, gunung meletus juga menjadi salah satu bencana alam yang mengerikan dan bisa menyebabkan banyak korban jiwa.
Urutan Sebab-Akibat:
Bisa dikatakan bahwa nyaris semua gunung berapi berkaitan dengan daerah kegempaan yang aktif, karena berkaitan langsung dengan batas lempeng bumi. Peristiwa alam gunung meletus diawali dengan perubahan tekanan batas lempeng bumi dan perubahan suhu yang drastis.
Hal tersebut membuat material batuan disekitarnya meleleh, biasa kita sebut dengan magma atau cairan pijar. Magma ini akan mengintruksi material disekitarnya melewati rekahan-rekahan menuju permukaan bumi.
Bahkan di kedalaman yang relatif, suhu yang sangat tinggi bukan hanya mampu melelehkan magma bahkan bisa seluruh material yang berada di dalam perut bumi.
Disaat itu juga akan muncul gas yang akan bercampur dengan magma. Magma yang keluar saat gunung meletus terbentuk di kedalaman 60-160 KM dibawah permukaan bumi.
Lalu gas yang bercampur dengan magma tersebut berada dibawah tekanan batuan-batuan padat yang ada disekitar kawah. Sehingga tekanan ini membuat gas dan magma bergerak ke permukaan bumi dan meletus secara bersamaan.
Maka terbentuklah lubang utama. Karena nyatanya memang sebagian besar magma dan material vulkanik lain menyembur melalui lubang ini.
Ketika semburan telah berhenti, biasanya di bagian puncak gunung akan terbentuk kawah yang menyerupai mangkuk dan lubang utama terletak di dasar kawah tersebut.
Ada dampak negatif dan positif yang disebabkan oleh letusan gunung berapi. Dampak negatif yang paling terlihat yaitu bahayanya terhadap manusia dan makhluk hidup di sekitarnya.
Karena mengeluarkan gas beracun, awan panas, debu vulkanik, dan bebatuan yang keluar dari gunung yang meletus. Setelah erupsi berakhir terdapat kemungkinan terjadi hujan lahar, rusaknya lahan pertanian dan perkebunan.
Bahkan sejarah pernah mencatat pernah ada bencana alam letusan gunung berapi yang mengakibatkan tewasnya ribuan orang dan menyebabkan iklim di dunia berubah.
Sedangkan dampak positif yang bisa terlihat yaitu lahan di daerah gunung berapi menjadi subur, material yang keluar bisa dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat, sumber daya air, wisata alam, dan energi panas bumi.
Simpulan/Penutup (interpretasi):
Sehingga hingga sekarang gunung berapi masih menjadi hal yang menyeramkan untuk manusia. Karena luar biasanya gunung berapi sampai bisa mengakibatkan terbentuknya pulau dan danau, bahkan bisa menutupi atmosfer bumi yang menyebabkan perubahan suhu yang ekstrim.
Untuk itu kita perlu memperhatikan Skema peringatan gunung berapi di Indonesia yang diberikan oleh BMKG. Sehingga kita bisa menentukan waktu yang tepat untuk mengungsi apabila terjadi erupsi gunung berapi di sekitar daerah kita.

Contoh Teks Eksplanasi Budaya Singkat: Perubahan Budaya

Pernyataan umum


Budaya tidak selamanya identik dengan hal-hal berbau tradisional, seperti bahasa, kesenian, pakaian, dan lainnya.

Seringkali kita mendengar kata "budaya", maka yang terlintas di pikiran kita adalah simbol budaya dari suatu daerah atau negara.

Deretan penjelas

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, yang dimiliki sebuah kelompok, dan diwariskan secara turun-temurun.

Maka dari itu antara daerah satu dengah yang lain memiliki budaya yang berbeda. Dan juga, masa lalu dan masa kini juga turut mempengaruhi budaya yang ada pada suatu daerah.

Jika dikelompokkan, hasil budaya dibagi menjadi 3 jenis, yaitu kepercayaan, estetika, dan pengetahuan.

Ketiga hal tersebut saling berpengaruh antara satu sama lain dan timbul hasil  seperti hukum, bahasa, adat-istiadat, pakaian, tempat tinggal, teknologi, dan lain sebagainya.

Salah satu faktor mengapa budaya selalu berkembang dan berubah seiring perkembangan zaman karena adanya perubahan lingkungan yang lumayan ekstrim.

Sehingga tidak mungkin perubahan budaya tidak dapat terjadi, dan wacana dalam pelestarian budaya hanya akan bebentuk wacana simbolis saja. Karena manusia tidak bisa hidup dengan cara hidup yang lama.

Tetapi, yang perlu kita perhatikan bahwa budaya lama akan tetap menjadi acuan untuk melahirkan budaya yang baru, sehingga kita dapat mengatakan bahwa budaya baru adalah hasil modifikasi dari budaya lama.

Interpretasi


Tidak selamanya perubahan budaya itu buruk, walaupun sangat disayangkan beberapa budaya lama ada yang punah atau hilang.

Menjadi ironi bahwa di satu sisi hilangnya budaya lama sangat memprihatinkan, tetapi di sisi lain manusia tidak sanggup berada di satu titik saja.


Contoh Teks Eksplanasi Pendidikan dan Strukturnya


“Proses Terjadinya Hujan”
Jumlah air di alam ini selalu tetap dan mengikuti “siklus hidrologi”. Siklus hidrologi adalah peredaran air yang terus berlangsung dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui proses evaporasi, kondensasi, dan presipitasi. Akibat panas matahari, air di permukaan bumi berubah wujud menjadi gas/uap dalam proses evaporasi. Evuporasi bisa terjadi melalui air (sungai, reservoir, waduk, dan air laut) dan tanaman. (pernyataan umum)
Tanaman menyerap air melalui akar. Energi panas matahari menyebabkan air di dalam tanaman keluar dalam wujud uap. Proses pengambilan air oleh akar tanaman dan penguapan dari dalam tanaman disebut transpirasi. Uap berubah menjadi air karena perbedaan temperatur di atmosfer.
Butir-butir air terjadi karena tetesan air kecil (tiny droplet) yang timbul akibat kondensasi berbenturan dengan tetesan air lainnya dan terbawa oleh gerakan udara. Adanya gravitasi menyebabkan butir-butir air itu turun ke bumi, yang disebut dengan hujan atau presipitasi.
Jika temperatur udara turun sampai di bawah 0° Celcius, butiran air akan berubah menjadi salju. Ketika sampai ke bumi, air hujan mengalir dan bergerak dari daerah yang tinggi ke daerah yang rendah. Aliran air ini disebut aliran permukaan tanah karena bergerak di atas muka tanah. (deretan penjelasan )
Aliran ini akan masuk daerah tangkapan yaitu daerah aliran menuju ke sistem jaringan sungai, sistem danau, atau waduk.Dalam sistem sungai. aliran ini mengalir mulai dari sistem sungai kecil ke sistem sungai yang besar dan akhirnya menuju mulut sungai atau sering disebut estuary, yaitu tempat bertemunya sungai dengan laut. (interpretasi)


Teks Eksplanasi Proses Hujan Es

Proses Terjadinya Hujan Es
Hujan es dalam ilmu meteorologi disebut juga hail, adalah presipitasi yang terdiri dari bola-bola es. Salah satu proses pembentukannya adalah melalui kondensasi uap air lewat dingin di atmosfer pada lapisan di atas freezing level. Es yang terjadi dengan proses ini biasanya berukuran besar. Karena ukurannya, walaupun telah turun ke arah yang lebih rendah dengan suhu relatif hangat tidak semuanya mencair. Hujan es tidak hanya terjadi di negara subtropis, tapi bisa juga terjadi di daerah ekuator.
Proses lain yang dapat menyebabkan hujan adalah riming, di mana uap air lewat dingin tertarik ke permukaan benih-benih es. Karena terjadi pengembunan yang mendadak maka terjadilah es dengan ukuran yang besar.
Hujan es disertai puting beliung berasal dari jenis awan bersel tunggal berlapis-lapis (CB) dekat dengan permukaan bumi, dapat juga berasal dari multi sel awan, dan tumbuh secara vertikal dengan luas area horizontalnya sekitar 3-5 km dan kejadiannya singkat berkisar antara 3-5 menit. Jenis awan berlapis-lapis ini menjulang ke arah vertikal sampai dengan ketinggian 30.000 kaki lebih dan biasanya berbentuk bunga kol dan disebut awan cumulo nimbus (CB)(wikipedia.org).
Dua per tiga dari bumi ini mengandung air dan sisanya adalah daratan. Air itu tersimpan dalam di tempat seperti samudera, lautan, dan permukaan tanah. Air di samudera, lautan, sungai, dan danau tersebut akan mengalami penguapan atau evaporasi dengan bantuan sinar matahari, sedangkan air pada tumbuhan akan mengalami proses penguapan yang dinamakan transpirasi.
Kemudian uap-uap air tersebut akan mengalami proses kondensasi atau pemadatan yang akhirnya menjadi awan. Awan-awan itu akan bergerak ke tempat yang berbeda dengan bantuan embusan angin baik secara vertikal maupun horizontal. Awan yang mengandung uap air tertiup angin ke tempat yang dingin, mencapai dew point/titik embun lalu mengembun, dan karena beratnya, kemudian jauh sebagai hujan. Setelah mengembun dan menjadi air, lalu tertiup oleh angin thermis yang naik, ke ketinggian dengan temperatur di bawah freezing point. Embun tersebut lalu akan membeku menjadi es, dan akan jatuh.
Karena ikatan antarmolekul es selaku benda padat jauh lebih kuat dari ikatan antarmolekul air, maka es tersebut lalu jatuh dalam bentuk yang tidak beraturan, bisa sebesar kepalan tangan. Inilah fenomena hujan es.
Hujan es juga sering terjadi di Indonesia meskipun Indonesia terletak di daerah tropis yang suhu udaranya (di permukaan) selalu hangat dengan kelembapan udara yang relatif tinggi meskipun pada musim kemarau. Hujan es bisa menyebabkan kerusakan serius, khususnya untuk dunia otomotif, penerbangan, kaca dan jendela, peternakan, dan banyak lainnya.

 



Penelusuran yang terkait dengan Contoh Teks Eksplanasi
  • contoh teks eksplanasi banjir
  • contoh teks eksplanasi sosial
  • contoh teks eksplanasi pendidikan
  • contoh teks eksplanasi budaya
  • contoh teks eksplanasi beserta strukturnya
  • contoh teks eksplanasi gunung meletus
  • contoh teks eksplanasi kronologis
  • contoh teks eksplanasi pola pengembangan proses