Pengertian Virus Adalah : Ciri-ciri , Struktur, Macam Macam, Penyakit yang disebabkan oleh virus Beserta Soal (Esai) Virus Lengkap Jawaban


Pengertian Virus

 Virus adalah mikroorganisme patogen yang hanya dapat bereplikasi di dalam sel makhluk hidup karena mereka tidak memiliki perlengkapan seluler untuk bereproduksi sendiri. Semua bentuk kehidupan dapat diinfeksi oleh virus, mulai dari hewan, tumbuhan, hingga bakteri dan arkea.Istilah virus biasanya digunakan untuk menyebut jenis virus yang menginfeksi sel-sel eukariota, sementara virus yang menginfeksi sel prokariota (seperti bakteri dan arkea) dikenal sebagai bakteriofag. Keberadaan virus pertama kali diketahui melalui tulisan ilmiah Dmitri Ivanovsky pada 1892 yang menguraikan patogen non-bakteri yang menginfeksi tanaman tembakau dan penemuan virus mosaik tembakau oleh Martinus Beijerinck pada tahun 1898. Hingga tahun 2019, lebih dari 6.000 spesies virus telah dideskripsikan secara rinci, dari total jutaan jenis virus di lingkungan. Virus ditemukan di hampir setiap ekosistem di Bumi dan merupakan entitas biologis yang paling banyak jumlahnya.Ilmu yang mempelajari tentang virus dikenal sebagai virologi, sebuah subspesialisasi mikrobiologi.

Saat terinfeksi, sel inang dipaksa untuk menghasilkan ribuan salinan identik dari virus asli dengan cepat. Ketika tidak berada di dalam sel atau tidak dalam proses menginfeksi sel, virus berada dalam bentuk partikel independen yang disebut virion. Virion terdiri atas dua atau tiga bagian: (1) materi genetik, yaitu molekul panjang asam nukleat (berupa DNA saja atau RNA saja, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang menyandi struktur protein yang digunakan virus; (2) mantel protein yang disebut kapsid, berfungsi mengelilingi dan melindungi materi genetik; dan pada sebagian virus terdapat (3) selubung atau amplop luar yang terbuat dari lipid. Bentuk partikel virus berkisar dari bentuk heliks (pilinan) sederhana, ikosahedral (bangun ruang bersisi 20), hingga struktur yang lebih kompleks. Kebanyakan spesies virus memiliki virion yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mikroskop cahaya karena ukurannya seperseratus dari bakteri pada umumnya.

Asal-usul virus dalam sejarah evolusi kehidupan masih belum jelas: beberapa virus mungkin berevolusi dari plasmid (potongan DNA yang dapat berpindah antarsel), sementara yang lain mungkin berevolusi dari bakteri. Dalam evolusi, virus merupakan perantara penting dalam transfer gen horizontal, yang meningkatkan keanekaragaman genetik dengan cara yang dianalogikan dengan reproduksi seksual. Ada perbedaan pendapat ilmiah mengenai status virus sebagai makhluk hidup atau sebagai struktur organik yang berinteraksi dengan makhluk hidup.Sebagai bentuk kehidupan, virus membawa materi genetik, berkembang biak, dan berevolusi melalui seleksi alam, meskipun mereka tidak memiliki karakteristik utama makhluk hidup, seperti struktur sel, yang umumnya dianggap sebagai kriteria yang diperlukan untuk kehidupan. Karena mereka memiliki beberapa kriteria makhluk hidup tetapi tidak semuanya, virus digambarkan sebagai "organisme di tepi kehidupan",dan sebagai pengganda diri.

Virus menyebar dengan berbagai cara. Salah satu jalur penularan adalah melalui organisme pembawa penyakit yang dikenal sebagai vektor: misalnya, virus sering ditularkan dari tumbuhan satu ke tumbuhan oleh serangga yang memakan getah tumbuhan, seperti kutu daun; dan virus pada hewan dapat dibawa oleh serangga pengisap darah. Virus influenza menyebar melalui batuk dan bersin. Norovirus dan Rotavirus, penyebab umum gastroenteritis viral, ditularkan melalui jalur fekal–oral, melalui kontak dari-tangan-ke-mulut atau terbawa dalam makanan atau air. Dosis infeksius Norovirus yang diperlukan untuk menghasilkan infeksi pada manusia kurang dari 100 partikel. HIV merupakan salah satu dari beberapa virus yang ditularkan melalui hubungan seksual dan terpapar darah yang mengandung virus. Beragam variasi sel inang yang dapat diinfeksi oleh suatu virus disebut "kisaran inang". Kisaran ini bisa saja sempit, artinya virus tersebut hanya mampu menginfeksi beberapa spesies, atau luas, artinya ia mampu menginfeksi banyak spesies.

Infeksi virus pada hewan memicu respons kekebalan yang biasanya menghilangkan virus yang menginfeksi. Respons kekebalan juga dapat dihasilkan oleh vaksin, yang memberikan kekebalan buatan terhadap infeksi virus tertentu. Beberapa virus, termasuk yang menyebabkan AIDS, infeksi papilomavirus manusia, dan virus hepatitis, menghindari respons kekebalan ini dan menyebabkan infeksi kronis. Beberapa obat antivirus telah dikembangkan untuk mengobati penyakit akibat virus.

 

Baca Juga: Pengertian Wiraswasta Adalah Menurut Para Ahli, Manfaat , Contoh Dan Jenis Pekerjaannya

 

Ciri-ciri Virus

Dikutip dari buku 'Mudah dan Aktif Belajar Biologi' terbitan PT Setia Purna, virus pada dasarnya memiliki ciri-ciri seperti makhluk hidup karena dapat memperbanyak diri. Namun, virus juga disebut makhluk tidak hidup karena tidak memiliki organel-organel seperti sel hidup.

Menurut ahli biologi asal Amerika Serikat, Neil A. Campbell berikut ciri-ciri virus:

  • Hanya dapat hidup dan memperbanyak diri di dalam sel hidup organisme lain 
  • Memerlukan asam nukleat untuk bereproduksi 
  • Virus dibentuk oleh sebuah partikel yang disebut virion yang mengandung DNA atau RNA saja 
  • Dapat dikristalkan tetapi virus masih memiliki patogen apabila diinfeksi ke organisme hidup 
  • Bersifat aseluler (tidak memiliki sel) dan tidak memiliki organel-organel sel.

Sementara itu, menurut Brum (1994) virus berukuran sangat kecil. Bahkan, lebih kecil daripada bakteri. Diperkirakan ukuran virus berkisar 20 nm-300 nm (1 nm = 1 x 10-9 m).

 

Struktur Virus

Ada berbagai jenis virus, antara lain berbentuk T dikenal sebagai bakteriofage atau fage. Jenis ini juga dikenal sebagai inang bakteri Escherichiacoli. Ada juga bentuk kumparan dalam TMV dan bulat untuk HIV.

Adapun, struktur virus terdiri dari

  • Pembungkus atau selubung (kapsid) yang tersusun oleh protein. Fungsi kapsid sendiri untuk melindungi materi inti yang berupa asam nukleat.
  • Bahan inti yang terdiri dari asam nukleat, DNA, atau RNA saja. Asam Nukleat sendiri berfungsi untuk mengendalikan aktivitas replikasi.
  • Kepala yang tersusun dari nukleokapsid dan berbentuk polihedral (segi banyak), yakni di sebelah dalam terdapat asam nukleat dan di luar tersusun atas kapsid.
  • Beberapa virus memiliki bagian lain, seperti selubung virus (envelope) atau membran yang menyelubungi kapsid yang berasal dari membran sel inang. Fungsinya untuk membantu infeksi sel inang dan membawa beberapa molekul enzim.

 

Macam Macam Virus pada Manusia

1. Virus HIV

Virus ini merupakan virus yang akan memperlemah kekebalan tubuh manusia. Hal tersebut akan menyebabkan tubuh rentan terhadap infeksi atau penyakit lainnya. HIV memiliki arti Human Immunodeficiency Virus.Penyebab virus ini ialah adanya proses kontak fisik dengan penderita HIV melalui hubungan seksual yang tidak sehat, pemakaian jarum suntik bekas dengan penderita HIV, penggunaan alat pembuat tato dan body piercing. Tak hanya itu, virus juga bisa menular apabila adanya kontak melalui cairan tubuh (darah, air mani, dan lainnya) dari penderita HIV, seperti ibu penderita HIV yang menularkan kepada bayi kandungan.Tapi, virus ini tidak akan menular melalui kontak langsung sehari-hari ya, misalnya bersentuhan, berjabat tangan, dan berpelukan. Jika virus ini terus berkembang maka virus ini bisa menimbulkan penyakit AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome).

2. Virus Ebola

Pertama kali, virus ini ditemukan di dekat sungai Ebola di Zaire (Kongo) sekitar tahun 1976. Ebola merupakan salah satu virus mematikan bagi manusia. Virus ini dapat menyebabkan demam, diare hingga pendarahan.Penyebaran virus melalui kontak dengan benda yang telah terkontaminasi cairan tubuh penderita. Sayangnya, hingga kini virus ebola masih belum ditemukan pengobatannya sama halnya dengan virus HIV.

3. Virus Corona Paramyxovirus

Siapa yang pernah mendengar nama virus ini? Tentunya virus ini cukup asing di telinga kita. Namun, virus ini rupanya merupakan salah satu virus yang bisa mengancam nyawa manusia.Virus Corona Paramyxovirus menyerang sistem pernafasan sehingga virus ini dapat menular jika manusia menghirup udara yang mengandung virus ini. Hal terburuknya, yaitu virus ini dapat menyebabkan penyakit Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Penyakit ini salah satu jenis penyakit pneumonia yang menginfeksi saluran pernapasan seseorang. Virus berbahaya ini menular lebih cepat dibandingkan virus HIV dan virus Ebola.

4. Virus Herpes Simplex

Virus ini memiliki perbedaan dengan virus lain karena virus Herpes Simplex ini menyerang kulit manusia. Virus yang biasa dikenal dengan sebutan HSV ini dapat menimbulkan penyakit menular seksual baik pria maupun wanita hingga menyebabkan luka melepuh di area organ intim.Penyebaran virus ini umumnya karena adanya hubungan seksual denga orang yang terkana infeksi virus ini dan ibu hamil yang menularkan kepada bayi kandungannya.

5. Virus Dengue

Salah satu macam macam virus berikutnya ialah virus dengue yang cukup familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Faktanya, virus dengue ini mampu menyebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Virus dengue ini rupanya ditularkan oleh gigitan nyamuk jenis Aedes aegypti.Sayangnya, virus ini masih sering terjadi di Indonesia. Salah satu bentuk pencegahan terpenting supaya tidak terjangkit virus ini ialah dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar ya detikers

 6. Virus Poliomielitis

Virus ini merupakan salah satu jenis virus tertua di dunia loh karena sudah dikenal sejak akhir abad ke-18. Umumnya, virus ini akan menyerang anak-anak dengan usia sekitar 3 - 5 tahun.Virus ini mampu menyebabkan lemahnya otot hingga kelumpuhan pada kaki. Gejal virus ini berupa demam, nyeri sendi, tulang hingga otot, kram otot dan lainnya.Virus polio ini dapat menular melalui kontak antarmanusia seperti kotoran (feses) yang terkontaminasi virus. Dan, umumnya virus ini dapat menularkan anggota keluarga lainnya yang tinggal satu rumah. 

 

Macam Macam Virus pada Hewan

7. Virus Rabies

Virus rabies atau virus Rhabdhovirus merupakan virus yang dapat menyerang sistem saraf pusat manusia dan otak. Akibatnya tubuh tidak akan mampu untuk bergerak dan menimbulkan hydrophobia.Virus ini ditularkan kepada manusia melalui gigitan hewan berdarah panas yang telah terjangkit virus rabies ini seperti gigitan anjing, kera, kelelawar hingga rakun. Oleh karena itu, ada baiknya untuk selalu berhati hati dengan hewan liar dan melakukan vaksinasi untuk hewan peliharaan di rumah.

8. Virus (H5N1)

Virus Avian influenza tipe A (H5N1) ini salah satu virus yang sempat terkenal di Indonesia karena penyebaran wabahnya saat itu. Virus ini rupanya menyerang hewan unggas, seperti burung dan ayam. Hal berbahayanya ialah virus ini mampu menular kepada manusia.Virus influenza tipe A ini dapat menyebabkan epidemik pada hewan (epizootik) dan berbagai spesies hewan dalam cakupan wilayah yang luas (panzootik) sehingga mampu menularkan cukup banyak hewan dalam satu wilayah. Gejala terjangkit virus ini beurpa ganggungan pernapasan, muntah diare dan gejala flu pada umumnya. 

 

Macam Macam Virus pada Tumbuhan

9. Virus Tobacco Mozaic
Virus ini merupakan penyebab penyakit mosaik pada tumbuhan tembakau. Faktanya, virus ini merupakan cikal bakal penamaan kata 'virus' dan cabang ilmu mempelajari tentang virus (virologi).Virus ini mampu mengkerdilkan tanaman karena adanya infeksi pada daun tumbuhan. Gejala virus ini terdiri dari warna hijau muda di daun tumbuhan menyerupai pola 'mosaik' atau belang-belang warna hijau terang dan hijau gelap pada daun.

 

Penyakit yang disebabkan oleh virus

Seperti yang disampaikan di atas, virus dapat bersifat parasit dan memicu berbagai penyakit, termasuk pada manusia. Berikut ini penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, dan mungkin sudah Anda ketahui:
  • Cacar
  • Flu
  • Campak, gondong, rubella, cacar air
  • Hepatitis
  • Herpes
  • Polio
  • Rabies
  • Ebola
  • Demam Hanta
  • Infeksi HIV dan AIDS
  • Sindrom pernapasan akut berat atau SARS, termasuk yang disebabkan oleh SARS-Cov-2 (virus corona)
  • Demam dengue, Zika, dan Epstein-Barr

 

 

23 Soal (Esai) Virus Lengkap Jawaban

Latihan Soal (Essay/Uraian) Bab Virus

  1. Tuliskan penyakit-penyakit pada tanaman budidaya yang disebabkan oleh virus!
  2. Jelaskanlah perbedaan antara daur litik dan lisogenik pada replikasi virus !
  3. Terdiri dari apa sajakah tubuh virus?
  4. Mengapa virus dianggap makhluk peralihan antara benda mati dan makhluk hidup?
  5. Jelaskan yang dimaksud dengan sampul virus!
  6. Jelaskan yang dimaksud dengan penyakit Ebola!
  7. Bagaimana manfaat Virus sebagai alat diagnosis?
  8. Mengapa virus bersifat parasit obligator?
  9. Jelaskan yang dimaksud dengan virulensi virus!
  10. Jelaskan yang dimaksud dengan penyakit morbili!
  11. Virus apa saja yang diselaputi oleh lipoprotein ?
  12. Apa yang dimaksud replikasi ?
  13. Tuliskan contoh reproduksi virus ?
  14. Jelaskan mengapa virus dapat digolongkan sebagai makhluk hidup!
  15. Jelaskan pula mengapa virus dapat digolongkan pula sebagai makhluk mati !
  16. Tuliskan ciri-ciri virus!
  17. Jelaskan proses perkembangbiakkan virus melalui infeksi secara litik!
  18. Jelaskan proses perkembangbiakkan virus melalui infeksi secara lisogenik 
  19. Apa yang dilakukan Adolf Mayer saat meneliti penyakit mosaik pada tembakau?
  20. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kapsid!
  21. Bagaimana prinsip rekayasa genetika dalam pembuatan vaksin?
  22. Tuliskan penyakit-penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus!
  23. Tuliskan penyakit-penyakit pada ternak yang disebabkan oleh virus!
Jawaban:
  1. Penyakit-penyakit pada tanaman budidaya yang disebabkan oleh virus:
    a. Virus mozaik tembakau (tobacco mozaic virus)
    b. Citrus vein phloem degeneration (CVPD), penyakit yang menyerang tanaman jeruk yang menyebabkan kerusakan pada pembuluh tapis (floem)
    c. Virus tungro yang disebarkan oleh wereng coklat dan wewng hijau menyebabkan penyakit pada tanaman padi.
  2. Secara litik, virus akan menghancurkan sel hospes setelah berhasil melakukan replikasi. Adapun secara lisogenik, virus tidak menghancurkan sel bakteri (sel hospes). Asam
    nukleat virus tidak mengambil alih fungsi proses sintesis asam nukleat bakteri, tetapi
    menjadi bagian kromosom bakteri.
  3. a. Kepala dan Kapsid
    b. Leher
    c. Ekor
    d. Serabut Ekor
    e. Lempengan Dasar
    f. DNA/ RNA
  4. Virus disebut sebagai bentuk peralihan antara benda mati dan makhluk hidup, karena memiliki sifat makhluk hidup, yaitu dapat mereprodiksi atau memperbanyak diri. Namun juga
    memiliki sifat makhluk tak hidup, yaitu tidak memiliki susunan sel, dan hanya
    dapat berkembang pada organisme hidup tertentu.
  5. Sampul virus adalah membran yang menyelubungi nukleokapsid, sampul virus tersusun dari lipid & protein, berfungsi membantu virus memasuki sel ex. virus influenza.
  6. Ebola adalah penyakit yang disebabkan oleh sejenis virus dari genus Ebolavirus, familia Filoviridae. Awalnya Istilah penyakit tersebut sebelumnya adalah demam berdarah ebola (Ebola haemorrhagic fever), kemudian berubah menjadi penyakit virus ebola (Ebola Virus Disease/EVD), sesuai dengan ICD-10. Penyakit Ebola merupakan penyakit yang paling mematikan diseluruh dunia.
  7. Virus sebagai alat diagnosis. Fage-fage yang virulen dapat digunakan untuk mengenali dan mengidentifikasi bakteri-bakteri patogen sehingga dapat berfungsi sebagai alat diagnosis medis dan untuk mengetahui penyebaran suatu penyakit dalam masyarakat.
  8. Karena virus tidak dapat hidup jika tidak berhinggap atau beradaptasi ke tubuh makhluk hidup lain untuk mendapatkan makanan dan menjaga kelangsungan hidupnya.
  9. Virulensi virus adalah kemampuan virus untuk menyebabkan penyakit. Kemampuan patogenitas dari virus ini dapat berakibat fatal dan dapat menginvasi sel secara keseluruhan.
  10. Morbili adalah Penyakit infeksi virus akut ,menular yang ditandai dengan stadium yaitu : stadium kataral, stadium erupsi, stadium konvalesensi.( Staf pengajar ilmu kesehatan anak edisi 2 fak. Kedokteran UI,1991).
  11. Virus influenza,virus herpes,dan virus cacar.
  12. Virus bereproduksi dengan cara membuat salinan materi genetika dan selubung protein yang dimilikinya di dalam sel inang.
  13. Virus T bakteriofag yaitu virus yang menyerang bakteri.
  14. Virus dapat digolongkan sebagai makhluk hidup! Karena virus dapat berkembang biak dalam sel hidup. perkembang biakan yang dilakukan harus ada pada sel yang hidup misal pada embryo tikus atau telur karena ada bagian dari virus yang hanya dibentuk oleh protein yang ada pada sel hidup untuk membentuk Kapsid pelindung DNA hasil replikasinya
  15. Virus dapat digolongkan sebagai benda mati ! Karena virus dapat dikristalkan. Bayangkan saja seperti air yang bisa dibekukan jadi es setelah mencair bisa jadi air lagi . Virus juga demikian virus - kristal virus - virus hidup lagi sehingga menyerupai benda mati (air-es-air). Anak ayam - dikristalkan - anak ayam mati jadi nggak bisa seperti virus
  16. Ciri-ciri virus:
    a. Bersifat aseluler (tidak mempunyai sel)
    b. Berukuran jauh lebih kecil dari pada bakteri, berkisar antara 20 – 300 mili mikron.
    c. Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (DNA atau RNA saja)
    d. Virus umumnya berupa hablur (Kristal).
    e. Bentuk virus bervariasi. Ada yang berbentuk oval, silinder, polihedral dan kompleks.
    f. Tubuh virus terutama tersusun atas asam nukleat yang diselubungi oleh protein yang disebut kapsid.
  17. Proses perkembangbiakkan virus melalui infeksi secara litik:
    1). Fase absorpsi Dengan serabut ekornya, fag melekat di bagian tertntu dari dinding sel bakteri.Daerah itu disebut daerah reseptor. Daerah ini khas bagi fag tertentu sehingga fag jenis lain tidak dapat melekat di tempat tersebut.
    2). Fase penetrasi Meskipun tidak memiliki enzim untuk metabolisme, bakteriofag memiliki enzim lisozim yang berfungsi merusak dinding sel bakteri. Setelah dinding sel bakteri terhidrolisis(rusak), maka DNA fag masuk ke dalam sel bakteri.
    3). Fase Replikasi dan Sintesis Selanjutnya, fage merusak DNA bakteri dan menggunakannya sebagai bahan untuk replikasi dan sintesis.Pada tahap replikasi, fag menyusun dan memperbanyak DNA-nya.Pada tahap sintesis, fag membentuk selubung-selubung protein (kapsid) baru.
    4). Fase Perakitan Komponen – komponen fag akan disusun membentuk fag baru. Hasilnya adalah ratusan fag baru yang lengkap dengan molekul DNA dan kapsidnya.
    5). Fase Pembebasan Sesudah fag dewasa, sel bakteru akan pecah (lisis), sehingga fag yang baru akan keluar. Jumlah virus ini dapat mencapai sekitar 200 buah. 
  18. Proses perkembangbiakkan virus melalui infeksi secara lisogenik:
    1) Fase Absorpsi dan Infeksi DNA fag masuk ke dalam sel bakteri.
    2) Fase Penggabungan DNA virus bergabung dengan DNA bakteri membentuk profag. Dalam bentuk profag, sebagian besar gen berada dalam fase tidak aktif, tetapi sedikirnya ada satu gen yang selalu aktif. Gen aktif berfungsi untuk mengkode protein reseptor yang berfungsi menjaga agar sebagian gen profag tidak aktif
    3) Fase replikasi Saat profag akan bereplikasi, itu artinya DNA fag juga turut bereplikasi. Kemudian ketika bakteri membelah diri, bakteri menghasilkan dua sel anakan yang masing masing mengandung profag. DNA fag (dalam profag) akan terus bertambah banyak jika sel bakteri terus menerus membelah.
  19. Yang dilakukan Adolf Mayer saat meneliti penyakit mosaik pada tembakau:
    Pada tahun 1882, Adolf Mayer yang merupakan ilmuwan Jerman menemukan daun tembakau yang berbintik kuning. Mayer melakukan percobaan dengan menyemprotkan getah tanaman yang sakit pada tanaman sehat, ternyata tanaman sehat menjadi tertular.
  20. Yang dimaksud dengan kapsid
    a. Kapsid adalah selubung yang berupa protein.
    b. Kapsid terdiri atas bagian-bagian yang disebut kapsomer.
    c. Misalnya, kapsid pada TMV terdiri atas satu rantai polipeptida yang tersusun atas 2100 d. kapsomer.Kapsid juga dapat terdiri atas protein monomer identik, yang masing-masing terdiri dari rantai polipeptida.
  21. Prinsip rekayasa genetika dalam pembuatan vaksin:
    a. Mengisolasi (memisahkan) gen-gen penyebab sakit dari virus/pathogen
    b. Menyisipkan gen-gen tersebut ke dalam sel bakteri atau kultur sel hewan. Sel bakteri atau sel hewan yang telah disisipi gen itu disebut rekombinan.
    c. Rekombinan tersebut akan menghasilkan antigen. Selanjutnya rekombinan akan dikultur, sehingga diperoleh antigen dalam jumlah banyak.
    d. Antigen itu diekstraksi untu digunakan sebagai vaksin.
  22. Penyakit-penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus:
    a. Influenza (Influenza virus)
    b. Flu burung
    c. Campak (paramyxovirus)
    d. Cacar air dan herpes Zoster (varicella zoster virus (VCV))
    e. Hepatitis
    f. Polio
    g. Gondong
    h. AIDS
    i. Ebola
    j. Herpes simpleks
    k. Rabies
    l. SARS
    l. Covid 19
  23. Penyakit-penyakit pada ternak yang disebabkan oleh virus:
    a. Penyakit mulut dan kuku pada sapi dan kerbau
    b. Virus newcastle disease (NCD) penyebab penyakit tetelo pada ayam
    c. Rabdovirus penyebab rabies, dapat menyerang hewan peliharaan seperti anjing dan kucing
    d. Virus penyebab penyakit flu burung yang dapat menyerang unggas, terutama ternak ayam

 

Baca Juga: Pengertian Gerak Jatuh Bebas - Ciri Ciri , Rumus dan Contoh Soalnya

 

Demikian Penjelasan Tentang  Pengertian Virus Adalah : Ciri-ciri , Struktur, Macam Macam, Penyakit yang disebabkan oleh virus Beserta Soal (Esai) Virus Lengkap Jawaban  . Jangan Lupa selalu kunjungi referensisiswa.my.id untuk mendapatkan Artikel Lainnya. Terimakasih

 

Penelusuran yang terkait dengan Virus adalah

  • salah satu sifat dari virus adalah
  • berikut ini pernyataan yang benar mengenai virus adalah
  • struktur virus
  • medium yang bisa dipakai untuk menumbuhkan virus adalah
  • klasifikasi virus
  • berikut ini yang bukan merupakan sifat-sifat dari virus adalah
  • sebutkan ciri-ciri virus
  • struktur tubuh virus