Materi Sepak Bola Dan Soal Sepak Bola Beserta Jawaban Terlengkap

Table of Contents

Pengertian Sepak Bola

Sepak Bola ini berasal dari dua kata yaitu “Sepak” dan “Bola”. Sepak atau meyepak dapat di artikan untuk menendang (menggunakan kaki) sedangkan “bola” yaitu sebuah alat permainan yang berbentuk bulat berbahan karet, kulit atau sejenisnya.
Dalam permainan sepak bola, sebuah bola disepak atau tendang oleh para pemain kian kemari. Jadi secara singkat pengertian Sepak bola ini adalah suatu permainan yang dapat dilakukan dengan cara menendang bola kian kemari yang dilakukan oleh pemaian, dengan sasaran gawang dan bertujuan untuk memasukan bola ke gawang lawan.
Sepak Bola adalah suatu cabang dari olahraga yang menggunakan sebuah bola berbahan kulit atau karet dan dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing tim ini beranggotakan 11 pemain inti dan beberapa pemain pengganti.
Dalam bahasa Inggris, sepak bola disebut juga dengan Football, sedangkan di Amerika Serikat permainan ini disebut juga dengan Soccer.
Istilah “sepak bola” ini terdiri dari dua kata, yaitu sebagai berikut :
  • Sepak yang artinya menendang dengan menggunakan kaki.
  • Bola yang artinya suatu alat permainan yang bentuknya bulat dan juga terbuat dari bahan kulit atau karet.

Sejarah Sepak Bola Singkat

Belum ada yang tahu pasti tentang kapan tepatnya sepak bola diciptakan, namun kabarnya permainan ini dimulai di Tiongkok pada masa Dinasti Han. Saat itu, orang-orang Tiongkok membuat permainan dari bola kulit yang harus ditendang masuk ke sebuah jaring kecil.Walaupun tidak seperti sepak bola zaman sekarang, permainan ini juga mulai muncul di sejumlah negara, seperti Jepang, Roma, dan Yunani. Sepak bola modern lalu dikenal masyarakat Inggris hingga terbentuklah asosiasi olahraga tersebut pada tahun 1863.Sepak bola terus berkembang sampai akhirnya muncul ide pembentukan asosiasi sepak bola dunia pada tahun 1886. Barulah di tahun 1904, Fédération Internationale de Football Association (FIFA) terbentuk di Paris, Perancis.Sampai saat ini FIFA tetap berperan aktif dalam perkembangan sepak bola di dunia. Selain terlibat dalam penetapan aturan, FIFA juga menggelar sejumlah pertandingan, termasuk ajang Piala Dunia yang digelar empat tahun sekali.


Sejarah Sepak Bola Indonesia

Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930 yang dipimpin oleh Soeratin Sosrosoegondo. Dalam kongres PSSI di Solo, organisasi tersebut mengalami perubahan nama menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia. Sejak saat itu, kegiatan sepak bola semakin sering digerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat bermain di jalan atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan diadakan. Sebagai bentuk dukungan pada kebangkitan sepak bola kebangsaan, Paku Buwono X mendirikan stadion Sriwedari.
Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi. Pada era sebelum 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaing dalam kompetisi internasional, seperti Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw. Dalam perkembangannya, PSSI telah memperluas kompetisi sepak bola dalam negeri dengan menyelenggarakan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir. Selain itu, PSSI juga mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu seperti U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23.

Teknik Dasar Permainan Sepak Bola

Dalam melakukan olah raga ini, setiap pemain harus mengerti dan bisa melakukan beberapa teknik dasar sepak bola. Mengacu pada pengertian sepak bola di atas, berikut ini adalah beberapa teknik dasarnya:

1. Teknik Menendang Bola

Teknik menendang bola (kicking) merupakan faktor yang paling dominan dalam permainan sepak bola. Adapun beberapa teknik menendang bola adalah sebagai berikut;
  • Menendang bola dengan kaki bagian dalam.
  • Menendang bola dengan kaki bagian punggung.
  • Menendang bola dengan kaki bagian luar.

2. Teknik Menghentikan Bola

Teknik menghentikan bola (stopping) bertujuan untuk menahan atau menghentikan laju bola. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menghentikan bola;
  • Menghentikan bola dengan kaki bagian luar.
  • Menghentikan bola dengan kaki bagian dalam.
  • Menghentikan bola dengan kaki bagian punggung.
  • Menghentikan bola dengan kaki bagian telapak.
  • Menghentikan bola dengan kaki bagian paha.
  • Menghentikan bola dengan dada atau perut.
  • Menghentikan bola dengan kepala.

3. Teknik Menggiring Bola

Menggiring bola (dribbling) adalah upaya mendorong atau membawa bola ke arah tertentu sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dikuasai oleh pemain.
Ada dua teknik menggiring bola, yaitu
  1.  Speed dribbling, teknik menggiring bola dengan menendang bola agak kuat sehingga bola menggelinding jauh, lalu pemain mengejar bola tersebut dengan berlari cepat.
  2. Closed dribbling, teknik menggiring bola dalam jarak pendek sehingga pemain lawan kesulitan merebut bola.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menggiring bola yaitu;
  • Menggiring bola dengan kaki bagian dalam.
  • Menggiring bola dengan kaki bagian luar.
  • Menggiring bola dengan punggung kaki.
  • Menggiring bola dengan kedua kaki secara bergantian.

4. Teknik Menyundul Bola

Teknik menyundul bola (heading) adalah gerakan mendorong bola dengan memakai kepala yang dilakukan ketika bola sedang melayang di udara. Tujuannya adalah untuk mendorong bola ke arah yang diinginkan pemain.

5. Teknik Mengoper Bola



Teknik mengoper bola (passing) merupakan teknik memberikan umpan bola kepada rekan satu tim. Mengoper bola bisa dilakukan dengan cara menendang, menyundul, ataupun memantulkan bola dengan dada.

6. Teknik Merebut Bola


Teknik merebut bola merupakan teknik yang membutuhkan kejelian dan ketepatan dalam bertindak. Saat akan merebut bola dari lawan, seorang pemain harus dapat membaca gerakan lawan dan memperkirakan kapan waktu yang tepat untuk merebut bola.
Ada dua teknik merebut bola yang sering dilakukan oleh para pesepak bola, yaitu:
  • Intercept; yaitu teknik merebut bola yang sedang digiring oleh pemain lawan. Teknik ini cukup sering dilakukan pemain bola, terutama ketika bola sedang bergulir saat pemain lawan melakukan umpan jarak jauh (long pass).
  • Sliding Tackle; yaitu teknik merebut bola yang dilakukan dengan cara menjatuhkan tubuh dan meluncur dengan kaki ke arah bola yang sedang digiring oleh pemain lawan.Cara ini dilakukan agar bola tertendang dan jauh dari kontrol pemain lawan. Namun, teknik ini bisa dianggap pelanggaran bila dilakukan dengan menyapu bola dari belakang, mengangkat kaki saat menyapu bola, atau melakukan teknik menggunting.

7. Teknik Menangkap Bola


Teknik menangkap bola hanya diperuntukkan bagi penjaga gawang (keeper). Penjaga gawang merupakan pertahanan terakhir dari suatu tim sepak bola yang bertanggungjawab untuk mencegah bola masuk ke dalam gawangnya.

Peraturan Sepak Bola

Sepak bola memiliki sejumlah peraturan yang harus dipatuhi oleh semua orang yang terlibat di dalamnya. Peraturan ini mencakup ukuran lapangan, aturan main, hingga hal-hal yang berkaitan dengan para pemainnya.

Pemain

Dalam satu tim pemain sepak bola berjumlah 11 orang. tugas dari setiap pemain umunya adalah sebagai berikut.
  • 1 orang penjaga gawang yaitu satu-satunya pemain dalam sebuah tim yang bisa menggunakan tangan untuk menghalangi bola menuju gawang dari serangan tim lawan.
  • 2 hingga 4 orang pemain bertahan (back) mempunyai tugas utama untuk menghalangi dan menutup pergerakan tim lawan.
  • 2 hingga 5 orang pemain tengah memiliki Tugas utama dari pemain tengah adalah mengatur tempo permainan dan menjadi penyokong peran bek dan striker dalam tim.
  • 1 hingga 3 orang penyerang (striker) mempunyai tugas utama untuk mencetak gol ke gawang lawan.
    Ada pula pemain sayap yang memiliki tugas di sisi kanan atau kiri lapangan.
  • Kapten tim adalah jabatan pemain yang terpilih di antara para pemain yang memiliki tugas memimpin dan mengoordinasi para pemain agar bermain secara tim di lapangan.

Lapangan permainan


  • Panjang : 100–110 meter
  • Lebar : 64–75 meter
  • Jari-jari lingkaran tengah : 9,15 meter
  • Daerah penalti : 40,39×16,5 meter
  • Daerah gawang : 18,35×5,5 meter
  • Tinggi gawang : 2,44 meter
  • Lebar gawang : 7,32 meter
  • Diameter bola : 21–22,5 cm
  • Keliling lingkaran bola : 68–71 cm
  • Berat bola : 410–450 gram

Ukuran lapangan yang dipakai pertandingan internasional dewasa, yaitu memiliki panjang yang berkisar antara 100 hingga 120 meter dan lebar 65 hingga 75 meter. Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat dengan lebar 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.
Di bagian depan dari gawang terdapat area penalti yang memiliki jarak 16.5 meter dari gawang. Area ini adalah batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran mendapatkan hadiah tendangan penalti

Aturan Main

  • Durasi -> Total durasinya adalah 90 menit dan dimainkan dalam dua babak. Setiap babak berlangsung selama 45 menit, sedangkan waktu istirahat diberikan sekitar 15 menit. Jika skor seri, diberlakukan perpanjangan waktu 2×15 menit.
  • Kick Off -> Kick off dilakukan untuk memulai pertandingan pada setiap babak atau setelah terjadinya gol.
  • Gol ->Gol dinyatakan sah ketika bola masuk dan melewati garis gawang. Keputusan sah atau tidaknya sebuah gol ada di tangan wasit.
  • Offside -> Offside terjadi ketika pemain menerima umpan bola, sedangkan posisinya lebih dekat ke gawang lawan ketimbang oponennya.
  • Bola Keluar (out) -> Bola dinyatakan out apabila keluar melewati garis lapangan. Bila terjadi hal demikian, pemain akan melakukan lemparan ke dalam atau throw in.
  • Tendangan Sudut -> Tendangan ini dilakukan ketika bola keluar dan melewati garis gawang. Sesuai namanya, tendangan ini dilakukan di pojok lapangan yang berada dekat dengan gawang dan dilakukan oleh pihak lawan.
  • Tendangan Penalti -> Penalti terjadi ketika pemain yang sedang bertahan melakukan pelanggaran di wilayah penjaga gawang. Tendangan ini dilakukan oleh tim lawan dan punya peluang untuk mencetak gol. Tendangan penalti juga dilakukan apabila permainan berakhir seri/imbang.

Lama Permainan

Lama permainan sepak bola normal yaitu 2 x 45 menit, dengan ditambah waktu istirahat selama 15 menit diantara kedua babak. Jika kedudukan seimbang maka diadakan perpanjangan waktu selama 2 x 15 menit hingga didapatkan pemenang, Tapi jika masih sama kuat maka dilakukan adu pinalti. Wasit dapat menentukan waktu tambahan setiap akhir babak sebagai pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang membutuhkan pertolongan, atau penghentian lainnya. Waktu tambahan tersebut disebut dengan injury time atau stoppage time.
Gol yang dicetak pada perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol yang dicetak saat adu penalti hanya menentukan jika sebuah tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak.

Pelanggaran

Jika pemain sepak bola melakukan pelanggaran yang cukup keras, maka wasit dapat memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah. Kartu peringatan tersebut akan ditunjukkan ke depan pemain yang pelanggar dan wasit akan mencatat nama pelanggar tersebut dalam buku, saat itu permainan akan dihentikan sesaat.
Kartu kuning diberikan sebagai peringatan pada pelanggaran seperti bermain tidak sportif, secara terus-menerus melanggar peraturan, berselisih kata atau tindakan, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau lemparan ke dalam.
Jika pemain mendapatkan 2 kartu kuning maka pemain tersebut akan mendapatkan kartu merah dan harus keluar dari pertandingan tanpa dapat digantikan dengan pemain lainnya. Tindakan pemain yang biasanya akan diberi kartu merah yaitu pelanggaran berat yang membahayakan atau menyebabakan cedera parah pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola dengan tangan untuk mencegah gol bagi semua pemain kecuali penjaga gawang , dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang, pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang melakukan hands ball di luar kotak penalti.


Wasit dan Petugas Pertandingan

Dalam pertandingan profesional ada 3 petugas yang memimpin jalannya sebuah pertandingan sepak bola yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan. Wasit bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan. 2 Hakim garis masing-masing bertugas mengawasi setengah bagian dari lapangan, mereka membawa bendera dengan warna terang untuk menandakan adanya pelanggaran, bola keluar, ataupun offside dan biasanya mereka akan bergerak mengikuti posisi pemain belakang terakhir.
Sedangkan petugas pinggir tengah lapangan bertugas mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak, serta memeriksa pergantian pemain dan ia juga menjadi penghubung antara manajer tim dengan wasit.

Soal Sepak Bola Beserta Jawaban Terlengkap

Bagi  para siswa ataupun guru yang sedang membutuhkan soal materi sepak bola. Berikut ini kami akan sajikan soal pilihan ganda tentang sepak bola beserta jawabannya, yang sudah kami susun dari berbagai sumber, langsung saja kita lihat di bawah ini.








Penelusuran yang terkait dengan Materi Sepak Bola
  • materi sepak bola kelas 11
  • materi sepak bola kelas 10
  • materi sepak bola kelas 12
  • materi sepak bola kelas 6
  • materi sepak bola kelas 10 semester 2
  • materi sepak bola kelas 9
  • materi sepak bola kelas 8 semester 1
  • pdf materi sepak bola

Post a Comment