Devisa Adalah - Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis dan Sumber Dana Dari Devisa Secara Lengkap

Apa itu Devisa?

Devisa adalah kumpulan valuta asing yang berfungsi sebagai medium pembiayaan transaksi perdagangan antarnegara (perdagangan internasional). Pada definisi yang lain, devisa dapat diartikan sebagai nilai kekayaan yang dimiliki oleh suatu negara dalam bentuk mata uang asing, yang mana nilai kekayaan tersebut perlu diakui oleh secara global oleh negara-negara lainnya.
Perlu digarisbawahi, tidak semua mata uang di dunia dapat dikatakan sebagai nilai devisa dari suatu negara. Pasalnya, yang bisa dikatakan sebagai devisa adalah mata uang asing yang beredar di negara tersebut, pun memiliki catatan kurs resmi di bank sentral negara yang bersangkutan.



Fungsi Dari Devisa

  • Sebagai alat pembayaran dalam perdagangan internasional, misalnya kegiatan ekspor dan impor.
  • Sebagai alat pembayaran dalam menjalin hubungan internasional, misalnya perjalanan bisnis.
  • Sebagai alat pembayaran untuk hutang nasional yang dimaksud.
  • Sebagai sumber pemasukan negara.

Tujuan Penggunaan Devisa Negara

Sesuai dengan fungsinya, devisa juga memiliki tujuan lain bagi negara. Adapun tujuan penggunaan devisa bagi negara adalah sebagai berikut:
  1. Memberikan bantuan yang berupa sumbangan kepada negara lain yang sedang mengalami  musibah atau kesusahan.
  2. Membiayai pengiriman kelompok keluar negeri seperti dalam bidang olahraga, kesenian dan lain sebagainya.
  3. Membiayai mahasiswa atau beasiswa untuk mahasiswa luar negeri.
  4. Membiayai korps diplomatik kepada luar negeri.
  5. Untuk membangun fasilitas umum yang ada di dalam negeri.
  6. Membayar jasa keluar negeri seperti jasa pembangunan, pelayaran dan lain sebagainya.
  7. Membayar barang modal sebagai hasil impor seperti mesin pabrik.

Sumber Dana Dari Devisa

  • Ekspor Barang dan Jasa
    Ekspor barang dan jasa adalah salah satu sumber devisa terpenting dari suatu negara. Ketika suatu negara mengekspor barang atau jasanya ke negara lain, negara pengekspor diuntungkan dari negara pengimpor dalam bentuk valuta asing. Semakin banyak kegiatan ekspor terjadi, semakin besar moto negara itu menjadi.
  • Terima Hadiah untuk Layanan Luar Negeri
    Ketika suatu negara mengirim layanan – layanan yang dimiliki oleh sumber daya manusia di luar negeri. Kemudian negara asal layanan ini menerima mata uang asing dari karyawan atau layanan yang digunakan oleh negara lain.
  • Kegiatan Wisata
    Turis asing yang memasuki suatu negara menambah mata uang negara dengan pertukaran mata uang. Nilai tukar diskon ini diperhitungkan sebagai nilai tukar mata uang asing negara tersebut. Semakin banyak turis memasuki suatu negara, semakin banyak mata uang asing yang dimiliki negara tersebut.
  • Bea Masuk
    Bea masuk adalah pungutan dalam bentuk uang yang digunakan sebagai mata uang asing untuk barang yang masuk negara dari luar negeri. Ini berarti bahwa mata uang asing meningkat, semakin banyak barang asing masuk ke suatu negara.
  • Kredit / Hutang Luar Negeri
    Meskipun sifatnya harus dikembalikan, kredit luar negeri masih merupakan salah satu mata uang negara.
  • Beasiswa, Hibah atau Hadiah dari Luar Negeri
    Sumbangan, bantuan atau sumbangan dari luar negeri dapat berupa barang atau uang. Jika bantuan dalam bentuk barang, negara-negara yang menerima bantuan dapat menyimpan devisa mereka karena mereka menerima barang yang mereka butuhkan tanpa harus mengeluarkan modal. Sementara valuta asing dalam bentuk uang otomatis berubah menjadi valuta asing. Biasanya, suatu negara akan menerima bantuan dari banyak negara jika terjadi bencana atau bencana.
  • Warga Negara yang Bekerja di Luar Negeri
    Sekarang, jumlah pekerja di satu negara yang bekerja di negara lain dapat menambah devisa ke suatu negara. Mata uang ini diperoleh, jika warga negara ingin mengirim uang atau menukar negara asalnya, maka pertukaran terjadi secara otomatis melalui bank. Sekarang ini bagian dari proses pertukaran digunakan sebagai mata uang asing, sehingga semakin banyak warga negara yang bekerja di luar negeri, mata uang asing negara asal mereka akan meningkat.


Jenis-jenis Devisa

  • Berdasarkan wujudnya, devisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu devisa kartal dan devisa giral. Devisa kartal adalah devisa yang berupa uang logam atau kertas. Sedangkan devisa giral merupakan devisa yang berupa surat-surat berharga.
  • Berdasarkan sumbernya, devisa dibagi dari dua jenis, yaitu devisa kredit dan devisa umum. Devisa kredit adalah jenis devisa yang diperoleh dari luar negeri dan harus dikembalikan, misalnya adalah devisa pinjaman dari luar negeri. Sedangkan devisa umum adalah devisa yang didapat tanpa harus dikembalikan, seperti devisa yang diperoleh dari kegiatan ekspor.

Bentuk-Bentuk Devisa

Adapun bentuk-bentuk devisa yang diantaranya yaitu:
  • Valuta Asing

Jika kita melakukan kegiatan perdagangan dengan negara lain baik dalam bentuk ekspor maupun impor, kita tidak dapat memaksakan mata uang kita sebagai alat pembayaran. Kita harus menggunakan mata uang asing. Mata uang asing yang dipakai sebagai alat pembayaran luar negeri yang dapat diterima dunia internasional disebut valuta asing. Jenis devisa ini diperoleh dari hasil ekspor “devisa umum” atau dari kredit luar negeri “devisa kredit”.

Misalnya seorang pengusaha di Jakarta mendatangkan mesin dari sebuah pabrik mesin di Jepang. Pengusaha Jepang minta dibayar dalam yen. Bagaimana jika pengusaha Jakarta hanya memiliki rupiah?? pada kenyataannya pihak asing minta dibayar dalam dolar Amerika Serikat (US$) atau valas yang memiliki nilai relatif stabil seperti £ (pound sterling Inggris) atau ¥ (yen Jepang).Oleh karena itu, pengusaha di Jakarta dapat menghubungi bank devisa untuk membeli valas sebanyak yang dibutuhkan dan dibayar dengan rupiah. Harga yang harus dibayar melalui pembelian valas disebut kurs “rate of exchange”, kurs valas ialah harga valas, misalnya US$= Rp10.000,00.

  • Surat-Surat Berharga

Contoh surat-surat berharga antara lain obligasi, commercial papers, maupun saham.
  • Surat-Surat Wesel Luar Negeri

Contoh surat wesel ini ialah wesel yang dikirim oleh tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri untuk keluarganya di Indonesia. Oleh karena besarnya devisa yang dikirim TKI masuk ke negara, mereka sering dijuluki sebagai pahlawan devisa.


Penghasilan Devisa Dari Kegiatan Pariwisata

Penghasil devisa dari sektor pariwisata berbeda dengan yang diterima dari sektor lainnya. Dalam kegiatan ekspor penerimaan devisa diperoleh dengan mengirimkan barang-barang atau komoditi ekspor lainnya ke luar negeri. Akan tetapi dalam industri pariwisata, komoditi yang dijual tidak bergerak melainkan pembelinya yang datang menikmati produk yang ditawarkan.Makin banyak wisatawan yang datang, secara teoritis akan meningkatkan penerimaan devisa negara.Secara praktis masuknya devisa negara melalui industri pariwisata melalui :
  1. Hasil penjualan tiket maskapai penerbangan nasional untuk mencapai negara dan kembali berikut penerbangan domestik.
  2. Biaya taxi dan bus wisata untuk transfer dari dan ke airport, dan hotel.
  3. Sewa kamar hotel selama menginap pada beberapa kota yang dikunjungi.
  4. Pengeluaran wisatawan untuk makanan dan minuman pada Bar dan Restoran, baik di dalam maupun di luar hotel dimana mereka menginap.
  5. Biaya sightseeing dan excursion atau tours pada kota-kota yang dikunjungi pada negara tujuan .
  6. Biaya transportasi lokal untuk keperluan pribadi dalam kota yang dikunjungi.
  7. Pengeluaran untuk membeli barang-barang cinderamata serta barang-barang lainya yang dibeli pada beberapa kota yang dikunjungi.
  8. Fee untuk perpanjangan visa di tempat atau kota yang dikunjungi (apabila diperlukan).


Nah, mungkin sekian dulu artikel kali ini mengenai definisi devisa. Semoga penjelasan di atas dapat memberikan wawasan dan menambah pemahaman pembaca mengenai devisa. Terima kasih.



Penelusuran yang terkait dengan Devisa
  • contoh devisa
  • manfaat devisa
  • macam-macam devisa
  • fungsi devisa
  • jenis-jenis devisa
  • sumber devisa
  • devisa kredit adalah
  • devisa umum adalah