Planet Saturnus - Ciri-Ciri, Struktur Planet, Satelit Alam Planet Saturnus dan Keadaan Geografi Planet Saturnus Secara Lengkap

Pengertian Saturnus

Saturnus adalah planet keenam dari Matahari dan merupakan planet terbesar kedua di Tata Surya setelah Jupiter. Saturnus juga merupakan sebuah raksasa gas yang memiliki radius rata-rata sekitar 9 kali radius rata-rata Bumi.Massa jenis rata-rata Saturnus hanya 1/8 massa jenis rata-rata Bumi, tetapi dengan volume yang lebih besar dari Bumi, massa Saturnus tercatat 95 kali massa Bumi.Saturnus dinamai menurut dewa kesejahteraan dan agribudaya dalam mitologi Yunani; simbol astronominya (♄) melambangkan sabit yang digunakan oleh dewa tersebut.

Interior Saturnus kemungkinan besar terdiri dari inti yang mengandung besi, nikel, dan batuan (senyawa silikon dan oksigen). Inti Saturnus dikelilingi oleh lapisan dalam yang terdiri dari hidrogen metalik, lapisan menengah yang terdiri dari hidrogen cair dan helium cair, dan lapisan luar yang mengandung gas. Saturnus memiliki rona kuning pucat karena kristal-kristal amonia yang memenuhi atmosfer bagian atasnya. Arus listrik yang terdapat di dalam lapisan hidrogen metaliknya diperkirakan merupakan penghasil medan magnet Saturnus, yang diketahui lebih lemah dari medan magnet Bumi, tetapi memiliki momen magnetik 580 kali lebih besar dari milik Bumi karena ukuran Saturnus yang lebih besar. Kekuatan medan magnet Saturnus hanya sekitar 1/20 dari kekuatan medan magnet Jupiter. Meskipun penampilan atmosfer bagian luarnya tampak biasa, terdapat ketampakan berumur panjang yang memenuhi lapisan atmosfer ini. Kecepatan angin di Saturnus dapat mencapai 1800 km/h (1100 mph; 500 m/s), lebih tinggi dari kecepatan angin di Jupiter, tetapi tidak setinggi kecepatan angin di Neptunus.Pada Januari 2019, astronom melaporkan bahwa telah ditentukan lama satu hari di Saturnus berdasarkan penelitian pada Cincin C, yaitu  10j 33m 38d + j 1m 52d
− j 1m 19d.

Saturnus terkenal dengan sistem cincinnya yang unik, yang sebagian besar terdiri dari partikel-partikel es dengan sedikit puing-puing batu dan debu. Setidaknya diketahui ada 82 satelit alami yang mengorbit Saturnus, 53 di antaranya telah menerima nama resmi; jumlah ini tidak termasuk ratusan satelit alami minor pada sistem cincinnya. Titan, satelit alami terbesar Saturnus dan satelit alami terbesar kedua di Tata Surya, memiliki diameter yang lebih besar dari Merkurius, tetapi massa Titan lebih kecil dari massa Merkurius. Titan juga merupakan satu-satunya satelit alami di Tata Surya yang memiliki atmosfer tebal.

Baca Juga: Samudra Adalah - Pengertian, Manfaat, Proses Pembentukan dan Karakteristiknya Secara Lengkap




 Ciri-Ciri Planet Saturnus

Secara umum, ciri-ciri atau karakteristik planet Saturnus adalah sebagai berikut.
  • Pada kutubnya memipih setengah dari jari-jarinya
  • Kecepatan rotasinya adalah 10 jam 14 menit
  • Revolusinya adalah 29,5 tahun
  • Sumbunya berdiri dengan sudut 60o pada bidang peredaran tahunannya (sumbu Bumi 661/2o)
  • Cincin-cincin konsentris yang mengelilinginya ditemukan oleh Huygens
  • Cincin-cincin itu terdiri dari bulan yang amat kecil dan beredar secara konsentris dengan kecepatan 15-20 km/detik, berisikan butir-butir yang berbedabeda besarnya, mulai dari butir-butir sebesar debu sampai bongkah-bongkah berpuluh ton
  • Sekali setiap tahun cincin itu menghilang dari mata peninjau (tahun 1921)
  • Saturnus mempunyai 17 satelit yang besar-besar, seperti Titan (terbesar), bahkan hasil pengamatan Voyager I dan II (1981), Saturnus mempunyai 22 satelit
  • Temperatur di permukaan Saturnus adalah -150oC
  • Jarak rata-rata dari matahari adalah 1.427 juta km
  • Garis tengahnya adalah 120-200 km
  • Berat jenisnya adalah 0,75 (berat jenis air = 1)
  • Massanya ± 95x massa Bumi


Struktur Planet Saturnus

Struktur planet Saturnus yang akan kita bahas di sini meliputi bagian atmosfer, inti planet, medan gaya, dan cincin planet Saturnus. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Atmosfer Planet Saturnus

Bagian luar atmosfer Saturnus terbuat dari 96,% hidrogen dan 3% helium, 0,2% metana dan 0,02% amonia. Pada atmosfer Saturnus juga terdapat sedikit kandungan asetilena, etana dan fosfin.Pada Atmosfer Saturnus juga terdapat awan berbentuk lonjong yang mirip dengan awan berbentuk lonjong yang lebih jelas yang ada di Yupiter. Titik lonjong ini adalah badai besar, mirip dengan angin taufan yang ada di Bumi. Pada tahun 1990, Teleskop Hubble mendeteksi awan putih didekat khatulistiwa Saturnus.Badai seperti tahun 1990 diketahui dengan nama Bintik Putih Raksasa, badai unik Saturnus yang hanya ada dalam waktu yang pendek dan muncul setiap 30 tahun waktu Bumi. Bintik Putih Raksasa juga ditemukan tahun 1876, 1903, 1933 dan tahun 1960. Jika siklus konstan ini berlanjut, diprediksi bahwa pada tahun 2020 bintik putih besar akan terbentuk kembali.

Pesawat angkasa Voyager 1 mendeteksi awan heksagonal di dekat kutub utara Saturnus sekitar bujur 78° utara. Cassini-Huygens nantinya mengkonfirmasi hal ini tahun 2006. Tidak seperti kutub utara, kutub selatan tidak menunjukan bentuk awan heksagonal dan yang menarik, Cassini menemukan badai mirip dengan siklon tropis terkunci di kutub selatan dengan dinding mata yang jelas. Penemuan ini mendapat catatan karena tidak ada planet lain kecuali Bumi di tata surya yang memiliki dinding mata.

2. Inti Planet Saturnus

Inti Planet Saturnus mirip dengan Yupiter. Planet ini memiliki inti planet di pusatnya dan sangat panas, temperaturnya mencapai 15.000 K. Inti Planet Saturnus sangat panas dan inti planet ini meradiasi sekitar 21/2 kali lebih panas daripada jumlah energi yang diterima Saturnus dari Matahari.Inti Planet Saturnus sama besarnya dengan Bumi, namun jumlah massa jenisnya lebih besar. Di atas inti Saturnus terdapat bagian yang lebih tipis yang merupakan hidrogen metalik, sekitar 30.000 km (18.600 mil). Di atas bagian tersebut terdapat daerah hidrogen cair dan helium. Inti planet Saturnus berat, dengan massa sekitar 9 sampai 22 kali lebih dari massa inti Bumi.

3. Medan Gaya Planet Saturnus

Saturnus memiliki medan gaya alami yang lebih lemah dari Yupiter. Medan gaya Saturnus unik karena porosnya simetrikal, tidak seperti planet lainnya. Saturnus menghasilkan gelombang radio, namun mereka terlalu lemah untuk dideteksi dari Bumi.Salah satu satelit Saturnus, Titan mengorbit di bagian luar medan gaya Saturnus dan memberikan keluar plasma terhadap daerah dari partikel dari atmosfer Titan yang yang diionisasi.

 4. Cincin Planet Saturnus

Saturnus memiliki 18 cincin. Cincin-cicin besar Saturnus, mulai dari yang paling luar sampai ke yang paling dalam, ditunjukkan dengan huruf E, F, A, B, C dan D. Karakterisik dari cincin-cincin Saturnus tersebut antara lain sebagai berikut.
  • Cincin A merupakan cincin yang tercerah nomor 2. Lebarnya 16.000 km dan diameter luarnya 273.000 km. Mungkin tebalnya tidak lebih dari 100 km. Di dalam cincin inilah timbul divisi Encke yang sempit, yang terdiri atas bermacam-macam cincin kecil.
  • Cincin B merupakan cincin yang tercerah. Lebarnya 26.000 km dan diameter luarnya 235.000 km. Penelaahan Voyager menunjukkan bahwa cincin B terdiri atas barangkali 300 cincin kecil, masing-masing mungkin tersusun dari 20 sampai 50 cincin lebih kecil.
  • Cincin C adalah cincin krep atau cincin kain kasa. Cincin ini dipisahkan dari cincin B dengan jarak hanya sekitar 1.600 km. Lebarnya 18.500 km dan diameter luarnya 196.000 km.
  • Cincin D adalah yang tersuram dari seluruh cincin yang ada di Saturnus. Cincin ini adalah perluasan dari permukaan Saturnus ke tepi dalam Cincin C.


Satelit Alam Planet Saturnus

Berikut ini adalah beberapa satelit alami Saturnus yang berhasil saya kutip dari situs raksasa wikipedia. Satelit tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Mimas adalah satelit alami Planet Saturnus yang ditemukan pada tanggal 17 September 1789 oleh Willian Herschel
  2. Enceladus adalah Satelit alam Saturnus terbesar ke 6, ditemukan pada tahun 1789 oleh willian Herschel juga.
  3. Tethys adalah satelit alami Saturnus yang ditemukan oleh Giovanni Domenico Cassini tahun 1684. Nama Tethys diambil dari mitologi Yunani.
  4. Dione, ini adalah satelit alam Planet Saturnus yang ditemukan pada 1684 oleh Giovani Domenico Cassini juga.
  5. Rhea ini adalah nama satelit alami Saturnus yang diambil dari mitoogi Yunani juga.
  6. Titan adalah satelit alami Planet Saturnus yang terbesar, memiliki ukuran lebih besar dari planet Merkurius.
  7. Lapetus adalah satelit alami Planet Saturnus yang terbesar ketiga di Saturnus, ditemukan oleh Giovani Domenico Cassini pada tahun 1671.

Keadaan Geografi Planet Saturnus

Semua planet dan juga benda langit yang ada di tata surya memiliki bentuk yang tidak rata, termasuk juga Bumi dan Bulan. Demikian halnya denga planet Saturnus. Ketidakrataan ini memperlihatkan bahwa terjadi peristiwa- peristiwa luar angkasa. Apabila di Bumi kita menemukan ada dua karakteristik permukaan yang berbeda, yang satu berupa daratan dan yang satu perairan, maka di Planet saturnus kita tidak akan menemukan perairan yang melimpah disana. Hal ini menunjukkan bahwa planet saturnus tidak mempunyai cadangan air  yang melimpah.
Planet saturnus adalah planet yang dingin. Dikatakan dingin karena suhu yang dimiliki oleh planet ini sangat rendah, karena jaraknya memang terlampau jauh dari matahari sebagai sumber panas. Selain itu permukaan planet Saturnus juga tidak semulus bola. Seperti halnya planet- planet pada umumnya, saturnus mempunyai lubang- lubang pada permukaannya. Lubang- lubang ini terjadi karena adanya berbagai peristiwa alam yang terjadi di planet saturnus. Tidak benyak informasi yang unik dan menarik mengenai planet saturnus kecuali seperti planet pada umumnya. Berita yang menarik justru datang dari para satelit saturnus. Beberapa fakta unik dan menarik mengenai satelit- satelit saturnus antara lain adalah sebagai berikut:

1. Satelit Enceladus menyimpan air laut
Fakta unik dan menarik yang pertama ditemukan pada satelit Enceladus. Para ilmuwan menemukan bahwa satelit ini mengandung air laut  yang dijaga oleh ammonia. Zat ammonia diketahui sebagai zat antibeku, yang dapat menjaga lautan di bawah tanah sehingga tidak membeku ketika terjadi cuaca ekstrim. Pesawan ulang alik Cassini juga menemukan semburan gas yang keluar dari retakan permukaan  Enceladus ketika misi penjelajahan Saturnus pada tahun 2005. Selanjutnya Tim Lewis menemukan bahwa gas yang keluar tersebut mengandung ammonia dan kumpulan gas- gas lainnya yang mempunyai fungsi sebagai zat antibeku. Kumpulan gas tersebut menjaga cairan es di bawah kerak es. Gas- gas tersebut memancar keluar dari gravitasi satelit ini dan menjadi salah satu bagian dari cincin planet Saturnus.

2. Satelit Dione mempunyai Oksigen
Oksigen yang merupakan gas “penghidup manusia” ternyata juga ditemukan di salah satu satelit Saturnus, yakni Dione. Penemuan mengenai jejak oksigen di Dione ini ditemukan oleh pesawat Cassini. Pesawat Cassini berhasil mendeteksi keberadaan gumpalan oksigen. Diperkirakan, energi dari medan radiasi yang bersifat intens di planet Saturnus atau partikel bermuatan dari matahari ini mempu merangsang atom- atom oksigen yang tersimpan di dalam es, sehingga gas oksigen ini terlepas. Meski mempunyai kandungan oksigen, namun tidak bisa dipungkiri bahwa keadaan permukaan Dione ini dingin dan tandus, sehingga akan sulit bagi manusia untuk bertahan hidup di sana.

3. Titan mempunyai laut bawah
Penelitian terbaru yang dilakukan di planet saturnus menemukan bahwa Titan, satelit terbesar planet Saturnus mempunyai laut di bawah permukaan yang ditutupi oleh es. Penelitian ini dilakukan oleh Dr. Rose- Marie Baland dan juga koleganya dari Royal Observatoy of Belgium. Keduanya melakukan penelitian selama tujuh tahun. Mereka menemukan bahwa tingkat kelembaban di Titan lebih tinggi sebesar 50% dari yang seharusnya permukaan inti sebuah bulan/ planet .

Nah, itu adalah penjelasan lengkap mengenai Planet Saturnus, semoga bermanfaat ya. Jangan lupa kunjungi terus  agar bertambah ilmu nya

Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Planet Saturnus
  • karakteristik planet uranus
  • sebagian besar bahan penyusun planet saturnus yaitu
  • apakah saturnus termasuk planet luar
  • ciri-ciri planet uranus
  • urutan planet
  • apakah planet saturnus termasuk planet luar
  • keistimewaan planet neptunus
  • diameter uranus