Pengertian Ilmu Komunikasi Adalah : Menurut Para Ahli, Hakikat Ilmu Komunikasi dan Unsur-Unsur Komunikasi


Secara etimologis, Onong U.Effendy memberikan pengertian komunikasi sebagai berikut : Istilah komunikasi dalam bahasa inggris yaitu “Communication” berasal dari bahasa latin yaitu “Communicatio” dan bersumber dari kata “Communis” yang berarti sama makna.
Komunikasi terjadi apabila terdapat kesamaan makna mengenai suatu pesan yang disampaikan oleh komunikator dan diterima oleh komunikan. Dalam menjalin hubungan dengan sesamanya, manusia secara sadar maupun tidak sadar telah terlibat di dalam suatu proses yang disebut komunikasi, baik secara verbal maupun non verbal.

Menurut Wilbur Schram yang dikutip Rusady Ruslan, Kampanye Public Relations, (1992 : 6) bahwa komunikasi merupakan :
“Faktor penting dalam komunikasi, karena apabila pengalaman komunikator atau penyampai pesan sama dengan komunikan atau penerima pesan, maka otomatis komunikasi akan berlangsung dengan lancar dan baik.”

Menurut uraian diatas dapat ditarik kesimpulan, bahwa obyek studi ilmu komunikasi yaitu bukan hanya dalam bidang pengalaman komunikator dan komunikan yang sama tetapi makna antara komunikator dan komunikan juga harus sama sehingga komunikasi yang terjadi akan berjalan baik dan lancar.

Komunikasi berlangsung melalui suatu proses, Onong U. Effendy (1994 : 11) mengemukakan bahwa proses komunikasi pada hakikatnya adalah :
“Proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang (komunikator) kepada orang lain (komunikan). Pikiran merupakan gagasan, informasi, opini, dan lain-lain yang muncul cari benaknya. Perasaan bisa berupa keyakinan, kepastian, keragu-raguan, kekhawatiran, kemurahan, keberanian, kegairahan, dan sebagainya yang timbul dari lubuk hati.”

 

Baca Juga: Pengertian Moral Adalah Menurut Para Ahli, Macam - Macam, Tujuan dan Fungsi Moral Secara Lengkap



Kesimpulan yang dapat diambil mengenai komunikasi adalah komunikasi merupakan proses penyampaian suatu pesan antara komunikator kepada komunikan yang berupa lambang atau kata-kata untuk mencapai hasil yang diinginkan oleh komunikator dengan tujuan mengubah sikap, prilaku dan pandangan.
Proses komunikasi pada hakekatnya adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan seseorang (komunikator) kepada orang lain (komunikan). Pikiran tersebut bisa merupakan gagasan, informasi, opini, dan lainnya yang muncul dari benaknya.
Dalam prakteknya diperlukan suatu alat perantara komunikasi atau saluran komunikasi agar proses penyampaian pesan dari komunikator berjalan secara efektif. Ada dua cara agar proses penyampaian berjalan secara efektif, cara yang pertama adalah dengan komunikasi tatap muka (face to face) dimana melibatkan seluruh panca indera.
Dalam teori komunikasi, community relations termasuk ke dalam komunikasi antar pribadi (Interpersonal Communication). Komunikasi antar pribadi ((Interpersonal Communication) dalam buku Teori-Teori Komunikasi adalah komunikasi antar perorangan dan bersifat baik yang terjadi secara langsung ataupun tidak langsung. (Jalaluddin Rakhmat, 1989 : 91).
Pada hakikatnya komunikasi antar pribadi adalah komunikasi antara komunikator dengan komunikan. Komunikasi antar pribadi bersifat dialogis, artinya arus balik terjadi langsung. Komunikator dapat mengetahui tanggapan komunikan saat itu juga. Komunikator mengetahui secara pasti apakah komunikasinya positif, negative, berhasil atau tidak. Jika tidak berhasil, maka komunikator dapat memberi kesempatan kepada komunikan untuk bertanya seluas-luasnya. Komunikasi antar pribadi mempunyai peranan cukup besar untuk mengubah sikap. Hal itu karena komunikasi ini merupakan proses penggunaan informasi secara bersama (sharing process).


Dengan demikian dapat dikatakan bahwa komunikasi yang dimaksud adalah bentuk komunikasi face to face yang disampaikan oleh perorangan (komunikator) di dalam suatu interaksi melalui perangsang berupa pesan dengan menggunakan lambang-lambang baik secara verbal (menggunakan kata-kata, lisan dan tulisan) maupun secara non verbal (ekspresi wajah, sikap, gambar dan warna)
yang ditujukan kepada orang lain (komunikan) berupa percakapan atau diskusi yang akhirnya terjadi umpan balik (feed back) antar komunikator dan komunikan.
Prinsip dasar dari komunikasi antar pribadi adalah bahwa setiap orang yang berkomunikasi akan membuat prediksi tentang efek atau perilaku komunikasinya, yaitu bagaimana pihak yang menerima pesan (komunikan) memberikan reaksi.
Komunikasi interpersonal, dianggap sebagai komunikasi yang paling ampuh dan efektif dalam mengubah sikap, pendapat dan perilaku. Hal ini dinyatakan oleh Onong, yaitu :
“Komunikasi interpersonal karenanya situasinya tatap muka, oleh para ahli komunikasi dianggap sebagai jenis komunikasi efektif untuk mengubah sikap, pendapat, dan perilaku (attitude, opinion, and behaviour change) seseorang. Efektifnya komunikasi persuasive dalam situasi komunikasi seperti itu ialah karena terjadinya personal contact yang memungkinkan komunikator mengetahui, memahami, dan menguasai kondisi fisik dan mental komunikan sepenuhnya, suasana lingkungan, tanggapan komunikan secara langsung”. (Onong, 1997 : 125-126)

Dari penjelasan diatas, jika dikaitkan dengan penelitian ini maka, komunikasi antar pribadi (Interpersonal Communication) merupakan suatu komunikasi yang turut berpengaruh terhadap keluasan dan kedalaman informasi yang dikomunikasikan, sehingga memudahkan perubahan sikap yang terjadi dengan komunikan, dalam hal ini adalah komunitas.

 

Hakikat Ilmu Komunikasi

Adapun makna komunikasi yang tercermin dari definisi atau pengertian komunikasi tersebut dapat dibedakan menjadi 4 bagian, yaitu :

  •  Komunikasi sebagai proses sosial

Komunikasi adalah proses sosial yang fundamental. Oleh sebab itu, ketika kita mempelajari komunikasi sejatinya kita mencoba untuk meneliti lebih dalam mengenai sesuatu yang menjadi pondasi bagi semua hubungan antar manusia serta perubahan sosial (Kincaid dan Scramm dalam Suryana, 2004). Berbagai penelitian telah dilakukan oleh para ahli dengan fokus penelitian pada aktifitas manusia serta hubungan pesan dengan perilaku.

  • Komunikasi sebagai peristiwa

Ketika manusia berinteraksi dengan manusia lainnya, maka terjadilah suatu peristiwa. Peristiwa tersebut dinamakan peristiwa sosial. Interaksi sosial dapat terjadi hanya jika ada kontak dan komunikasi.  Sebagai suatu fenomena, komunikasi dapat dipahami melalui bentuk komunikasi dan sifat komunikasi. Bentuk komunikasi meliputi komunikasi personal (komunikasi intrapersonal dan komunikasi interpersonal), komunikasi kelompok (komunikasi kelompok kecil dan komunikasi kelompok besar), serta komunikasi massa.Sedangkan sifat komunikasi meliputi komunikasi tatap muka (face to face), komunikasi bermedia (mediated), verbal (tulisan, lisan, tercetak) dan non verbal (kial, bergambar).

  • Komunikasi sebagai ilmu

Komunikasi adalah ilmu (science) karena ilmu komunikasi berkembang dengan menggunakan metode ilmiah. Para ilmuwan yang mengembangkan komunikasi sebagai ilmu menggunakan pendekatan ilmiah berdasarkan latar belakang keilmuan yang dimiliki. Dalam bekerjanya, ilmu komunikasi selalui berlandaskan pada fakta, pertimbangan obyektif, asas analitik, sifat kuantitatif, logika deduktif-hipotetik dan logika induktif-generalisasi.Selain berkembang dengan menggunakan metode ilmiah, komunikasi juga memenuhi persyaratan sebagai suatu ilmu. Adapun syarat-syarat suatu ilmu adalah memiliki obyek formal dan obyek material yaitu memiliki bentuk pernyataan dan memiliki keragaman proposisi.Sebagai suatu ilmu, komunikasi memiliki beberapa karakteristik, yaitu sistematis, universal, rasionalitas, obyektifitas, verifiabilitas dan communality.

  • Komunikasi sebagai keterampilan

Komunikasi sebagai suatu proses penyampaian pesan tentunya memiliki tujuan. Tujuan komunikasi pada umumnya adalah untuk mengubah pengetahuan, sikap, opini, keterampikan serta perilaku. Agar terjadi komunkasi yang efektif maka komunikator harus memiliki kemampuan atau keterampilan berkomunikasi yang diperlukan. Tidak hanya bahasa verbal namun bahasa non verbal pun harus dikuasai. Kemampuan berkomunikasi atau communication skill sangat penting dalam rangka berinteraksi dengan orang lain.

 

 Unsur-Unsur Komunikasi

1. Sumber / Komunikator

Semua peristiwa komunikasi akan melibatkan sumber sebagai pembuat atau sebagai pengirim informasi. Di dalam komunikasi antara manusia, sumber bisa terdiri dari satu orang, Akan tetapi dapat juga dalam bentuk kelompok misalnya seperti partai, organisasi ataupun lembaga. Sumber sering disebut sebagai pengirim, Komunikator (orang yang menyampaikan pesan kepada si penerima) jika dalam bahasa Inggris disebut dengan source, sender, ataupun encoder.

2. Pesan

Keseluruhan dari apa yang disampaikan oleh komunikator. Pesan ini memiliki inti pesan yang sebenarnya menjadi pengarah di dalam usaha mencoba mengubah sikap dan juga tingkah laku komunikan. Pesan bisa secara panjang lebar mengupas berbagai segi, tetapi inti pesan dari komunikasi akan selalu mengarah kepada tujuan akhir dari komunikasi tersebut.

3. Channel / Saluran / Media

Saluran penyampaian pesan, biasanya disebut juga dengan media. Media komunikasi dapat dikategorikan ke dalam 2 (dua) bagian, diantaranya yaitu media umum dan media massa. Media umum yaitu suatu media yang dapat dipakai oleh segala bentuk komunikasi, Seperti radio dan lain sebagainya. Media massa yaitu suatu media yang dipakai untuk komunikasi massa, seperti misalnya televisi.

4. Penerima

Pihak yang menjadi sasaran dari pesan yang dikirim oleh sumber atau komunikator. Penerima pesan bisa terdiri satu orang atau lebih, bisa dalam bentuk kelempok, Negara, dan lain-lain.

5. Feedback / Umpan balik

Informasi yang dikirimkan balik ke sumbernya. Feedback dapat berasal dari individu itu sendiri maupun orang lain. Dalam diagram universal komunikasi tanda panah dari satu sumber – penerima ke sumber-penerima lainnya dalam kedua arah adalah umpan balik. Kalau kamu menyampaikan pesan, seperti misalnya dengan cara berbicara kepada orang lain kamu juga mendengar diri kamu sendiri. Artinya, kamu menerima umpan balik/feedback dari pesan kamu sendiri. Kamu mendengar apa yang kamu katakan, kamu merasakan gerakan sendiri, dan kamu juga melihat apa yang kamu tulis. Selain umpan balik sendiri ini, kamu menerima umpan balik dari orang lain. Umpan balik tersebut dapat datang dalam berbagai bentuk, misalnya: Anggukan atau gelengan kepala, tepukan di bahu atau tamparan di pipi, Kerutan dahi atau senyuman, semuanya itu adalah bentuk dari umpan balik.


Baca Juga: Pengertian Ilmu Adalah Menurut Para Ahli, Karakteristik, Syarat-syarat, Jenis – Jenis dan Aspek Peninjauan Ilmu

 
Demikian Penjelasan Tentang  Pengertian Sumur Resapan  Adalah : Persyaratan, Manfaat, Jenis, Cara Kerja Sumur Resapan dan Cara Membuat Sumur Resapan di Rumah . Jangan Lupa selalu kunjungi referensisiswa.my.id untuk mendapatkan Artikel Lainnya. Terimakasih

 

Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Ilmu Komunikasi

  • pengertian komunikasi
  • pengertian ilmu komunikasi secara umum
  • pengertian ilmu komunikasi pdf
  • definisi komunikasi menurut para ahli
  • pengertian komunikasi secara umum
  • proses komunikasi
  • tujuan komunikasi
  • tujuan ilmu komunikasi