Pengertian Teks Iklan Meliputi Ciri, Jenis, Struktur Dan Contohnya | Materi Lengkap

Table of Contents
Teks Iklan – Pengertian, Struktur, Dan Contohnya Lengkap

Pengertian Teks Iklan

Teks iklan merupakan salah satu media promosi yang efektif dalam memasarkan berbagai produk kepada konsumen karena daya jangkuannya yang luas dan masif. tujuannya untuk memperkenalkan suatu produk, baik barang maupun jasa kepada masyarakat, guna menarik perhatian masyarakat untuk mengenali, membeli, hingga mengomsumsi atau menggunakan produk yang diiklankan. persaingan di bidang iklan memang semakin tajam sejak adanya televisi. namun, media cetak tetap memiliki pangsa pasar tersendiri dan tetap menjadi target produsen dalam mengiklankan produknya.


 Pengertian Iklan Menurut Para Ahli

Beberapa ahli telah memberi penjelasan apa itu iklan. Pendapat mereka bisa kita jadikan patokan untuk lebih mengerti tentang teks iklan.Berikut adalah pengertian iklan menurut para ahli:
  1. Arens dalam Junaedi (2013:109) - Menurut Arens dalam Junaedi menyatakan iklan sebagai struktur & komposisi komunikasi informasi yang bersifat nonpersonal, pada umumnya dilakukan dengan cara berbayar yang dicirikan dengan persuasif, berisi tentang produk barang, jasa, dan ide yang diidentifikasikan sebagai sponsor melalui beragam media.
  2. Basu Swastha dan Ibnu Sukotjo (1999: 223) - Pengertian iklan menurut Basu Swastha dan Ibnu Sukotjo merupakan "komunikasi" non-individu, menggunakan sejumlah biaya, melalui berbagai media yang dilakukan oleh perusahaan, lembaga non-laba, serta individu-individu.
  3. Dewan Periklanan Indonesia (DPI) (2007: 16) - Pengertian iklan menurut DPI merupakan pesan komunikasi pemasaran atau komunikasi publik mengenai sesuatu produk yang disampikan melalui suatu media, dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal, serta ditujukan pada sebagian atau semua masyarakat.
  4. Dunn dan Burban (2007: 15) - Pengertian iklan menurut Dunn dan Burban dalam Widyatama merupakan bentuk kegiatan komunikasi nonpersonal yang disampaikan melalui media untuk menyampaikan pesan yang bersifat persuasif atau membujuk kepada konsumen oleh perusahaan, lembaga nonkomersial, juga pribadi yang berkepentingan.
  5. Durianto (2003) - Pengertian iklan menurut Durianto adalah sebagai proses komunikasi yang bertujuan untuk membujuk atau menggiring orang supaya mengambil sebuah tindakan yang menguntungkan bagi pihak pembuat iklan.
  6. Fandy Tjiptono (2005:226)  - Pengertian iklan menurut Fandy Tjiptono merupakan bentuk komunikasi tidak langsung yang didasari pada keterangan tentang keunggulan atau keuntungan suatu produk, yang disusun sedemikian rupa sehingga menyebabkan rasa menyenangkan yang akan mengubah pikiran seseorang untuk melakukan pembelian.
  7. Junaedi (2013:111) - Junaidi menyatakan bahwa iklan harus menggunakan medium untuk mencapai khalayak. Medium iklan adalah media yang dibayar oleh pemasang iklan untuk meletakkan iklannya sehingga mampu menjangkau orang banyak, dari medium inilah dikenal berbagai bentuk iklan yang digunakan, seperti iklan televisi, radio, koran, iklan luar ruang dan sebagainya.
  8. Kotler & Keller (2007:244) - Pengertian iklan menurut KKotler & Keller yang dialih bahasakan oleh Benyamin Molan merupakan segala bentuk presentasi nonpribadi dan promosi gagasan, barang, atau jasa oleh sponsor tertentu yang harus dibayar.
  9. Kustandi (2012:21) - Pengertian iklan menurut Kustandi dalam Rahman adalah suatu proses komunikasi massa yang melibatkan sponsor tertentu, yang membayar jasa sebuah media massa atas penyiaran iklannya.

Unsur – unsur Isi Teks Iklan

Dalam sebuah iklan terdapat unsur – unsur pembangunan sehingga iklan menjadi menarik perhatian dan memengaruhi para pembacanya .
Unsur – unsur iklan:
  1. Attention (perhatian). Iklan yang baik harus dapat menarik perhatian masyarakat umum.
  2. Interest (minat). Setelah mendapat perhatian, maka harus ditingkatkan menjadi minat sehinga timbul rasa ingin tahu secara terperinci dalam diri konsumen.
  3. Desire (keinginan). Suatu cara mengerakan keinginan suatu konsumen.
  4. Conviction (rasa percaya). Untuk mendapat rasa percaya dalam diri konsumen, maka sebuah iklan harus ditunjang berbagai kegiatan peragaan seperti pembuktian atau sebuah kata – kata.
  5. Action (tindakan). Tindakan merupakan suatu tujuan akhir dari produsen untuk menarik konsumen agar membeli atau menggunakan produk dan jasanya.
Iklan dapat berupa reklame, poster, slogan, dan sebagainya. Iklan bisa ditemukan di media, baik cetak, elektronik, maupun sosial. Bahasa yang digunakan dalam iklan mengandung fakta dan opini. Fakta merupakan peristiwa nyata, sedangkan opini adalah pernyataan untuk menarik minat pembeli .
Bentuk retoris adalah penggunaan kata – kata dalam bicara dan menulis untuk menyakinkan atau mempengaruhi penyimak atau pambaca. Gaya retoris sangat menentukan keberhasilan suatu iklan .
Struktur isi teks iklan ada 3, yaitu orientasi, tubuh iklan, dan justifikasi.
  • Orientasi, berisi perkenalan dari iklan itu sendiri yang di dalamnya terdapat teks atau kata – kata yang merupakan perkenalan dari iklan itu sendiri.
  • Tubuh iklan, berisi inti dari iklan itu sendiri yang di dalamnya berisi iklan atau topik yang disampaikan kepada permirsa .
  • Justifikasi, berisi penjelasan atau keterangn lebih lanjut tentang sebuah iklan seperti alamat, alamat web, nomor telepon, email, media sosial resminya, dan sebagainya.

Jenis-jenis Teks Iklan Menurut Para Ahli


Menurut Lamb (2001:205):
  1. Periklanan Institusi (institutional advertising): iklan jenis ini didesain untuk meningkatkan citra sebuah perusahaan daripada untuk mempromosikan suatu produk tertentu. Bentuk dari periklanan institusi dikenal dengan periklanan sokongan (advocacy advertising), yang digunakan untuk mengungkapkan pandangannya mengenai pokok-pokok persoalan atau untuk merespon terhadap serangan media.
  2. Periklanan Produk: iklan ini digunakan untuk mempromosikan suatu produk atau jasa tertentu. Tahap produk ini dalam siklus hidupnya sering kali menentuka njenis iklan produk yang digunakan, antara lain: periklanan perintisan, periklanan bersaing, periklanan perbandingan.


Menurut Machfoedz (2010:154)
  1. Iklan Lokal atau Ritel: iklan jenis ini digunakan oleh pedagang untuk menjual suatu produk secara langsung kepada konsumen. 
  2. Iklan antar-perusahaan: iklan ini diterapkan oleh toko-toko lokal pada umumnya berkenaan dengan informasi yang bersifat umum, seperti misalnya nama toko, alamat, nomor telepon, dan jam beroperasinya toko. Tipe-tipe iklan jenis ini antara lain: iklan perindustrian, iklan perdaganganm iklan pertanian, iklan profesi.


Menurut Nani Nuraeni, S.Sos
  1. Commercial Advertising/iklan komersial: iklan ini bertujuan untuk mendukung kampanye pemasaran suatu produk barang atau jasa. Iklan komersial terbagi menjadi dua macam, yakni iklan strategis dan iklan taktis.
  2. Corporate Advertising: iklan ini bertujuan untuk membangun citra suatu perusahaan yang pada akhrinya diharapkan juga membangun citra positif produk atau jasa yang diproduksi leh perusahaan tersebut..
  3. Public Service Advertising/iklan layanan masyarakat: bagian dari kampanye sosial marketing yang bertujuan untuk menjual gagasan atau ide untuk kepentingan masyarakat.


Menurut Jefkins (1996:39)
  1. Iklan konsumen: ada dua macam barang yang umumnya di beli oleh konsumen yaitu barang konsumen dan barang tahan lama, semua barang tersebut diiklankan melalui meduia sesuai dengan lapisan sosial yang hendak dituju.
  2. Iklan bisnis atau iklan antar bisnis: iklan ini bertujuan untuk mempromosikan barang dan jasa non konsumen, yang artinya iklan sama-sama perusahaan.
  3. Iklan perdagangan: memberikan informasi kepada kalangan distributor, pedangan besar maupun pedagang kecil, agen dan eksportir/imporir tentang barang-barang yang telah tersedia untuk dijual kembali.
  4. Iklan eceran: iklan ini dibuat untuk disebarluaskan oleh pihak pemasok, perusahaan atau pabrik pembuat produk, dan biasanya iklan ini ditempatkan disemua lkasi yang menjual produk tersebut kepada konsumen.
  5. Iklan keuangan: jenis ini meliputi iklan untuk jasa tabungan, bank, asuransi, dan investasi. Tujuannya untuk menawarkan modal, menghimpun dana pinajman, baik dalam bentuk asuransi, penjualan saham atau dana pensiun.
  6. Iklan rekruitmen: bertujuan untuk merekrut calon pegawai dan bentuknya antara lain iklan kolon yang menjanjikan kerahasiaan pelamar atau iklan selebaran biasa.


Menurut Wdyatama (2007:76) Iklan Media
  1. Iklan lini atas (above the line): iklan yang sifat medianya lebih unviersal/menyeluruh, dimana lebih pada khalayak ramai yang idak saling mengenal satu sama lain dan meneripa terpaan pesan iklan yang serempak. Media yang termasuk kategori lini atas, yaitu: televisi, radio, surat kabar, majalah, tabloid, dan media internet.
  2. Iklan lini bawah (below the line): iklan yang menggunakan media yang lebih khusus sebagai bentuk pelengkap iklan lini atas. Kategori lini bawah, yaitu poster, spantuk, baliho, stiker, dan masih banyak lagi.


Menurut Machfoedz (146-152) Iklan Media
  1. Media cetak: iklan yang memuat pesan bertopik tunggal dan satu pemikiran secara bersamaan. Adapun jenis-jenis iklan media cetak antara lain: koran/surat kabar, majalah.
  2. Media elektronik: adapun jenis-jenis iklan ini, yaitu radio, televisi.
  3. Media luar ruang: kelebihannya jangkau luas, tingkat frekuensi tinggi, fleksibel secara geografis, murah, tahan lama, hemat, efektivitasnya sangat tinggi khususnya dalam menjangkau kalangan muda dan usia dewasa yang berdaya beli tinggi.
  4. Media interaktif: seperti internet, alam maya (virtual reality), dan nomor-nomor telepon bebas pulsa yang interaktif.
  5. Media alternatif: melipti periklanan melalui yellow pages, melalui meda, penayangan di bioskop, dan rambu-rambu.


Jenis teks iklan berdasarkan Isinya:
  1. Iklan pemberitahuan atau pengumuman: iklan jenis ini bertujuan untuk menarik perhatian pembaca/pendengar tentang suatu hal.
  2. Iklan penawaran (niaga): iklan jenis ini bertujuan untuk menawarkan sesuatu hal.
  3. Iklan layanan masyarakat: bertujuan untuk menjual gagasan atau ide untuk kepentingan masyarakat, contohnya iklan stop narkoba.


Kaidah Kebahasaan Teks Iklan

Selanjutnya, kaidah kebahasaan dalam teks iklan pun harus Anda perhatikan. Pasalnya, bahasa yang digunakan dalam teks iklan berbeda dengan jenis tulisan lainnya. Berikut ini ada sejumlah ciri bahasa dalam teks iklan yang dapat Anda terapkan.
1. Memakai Slogan
Anda yang sudah mengamati iklan dalam waktu lama pasti akan selalu menjumpai slogan di dalamnya. Kata-kata atau kalimat dalam slogan perlu dibuat menarik, mencolok, dan mampu menyedot perhatian dari calon konsumen. Slogan yang terdiri dari empat hingga lima kata yang harus mampu menyampaikan pesan dari produk yang dipromosikan.

2. Bersifat Persuasif
Seperti yang telah disinggung, kalimat-kalimat dengan unsur membujuk perlu diaplikasikan dalam teks iklan. Tujuan pemakaian kalimat bersifat persuasif adalah untuk mengajak target pasar menyimak hingga meminta mereka untuk memakai produk yang dipromosikan tanpa unsur memaksa.
Ada banyak contoh kalimat persuasif yang bisa Anda pelajari, salah satunya murah, cepat, dan andal.

3. Memakai POV I
Pemakaian point of view atau sudut pandang juga akan mempengaruhi konten iklan. Sebaiknya Anda menggunakan sudut pandang orang kesatu dengan subjek aku, saya, atau kami yang biasanya dipakai sebagai pengganti pihak pemasang iklan.
Pemakaian sudut pandang orang kesatu dianggap dapat mendekatkan produsen dengan calon konsumen.


Fungsi iklan

Terdapat beberapa fungsi dari teks iklan ini, Diantaranya :
  1. Sebagai persuasi / upaya pendekatan, mengingatkan dan mengarahkan konsumen untuk membeli)
  2. Sebagai media informasi (menyampaikan produk baru) 2.
  3. Sebagai pengingat yakni mengingatkan konsumen tentang sutau produk agar selalu menggunakan produk tersebut.

Struktur Iklan

Jika ingin membuat suatu iklan yang benar harus diperhatikan tiga struktur teks iklan seperti berikut ini:
  1. Judul, yakni bagian yang harus diletakkan dibagian paling atas agar dilihat pertama kali oleh orang, Namun tidak semua iklan mencantumkan judul.
  2. Nama Produk/Jasa, yakni bagian yang di dalamnya berisi tentang nama produk atau jasa yang ditawarkan.
  3. Deskripsi, yakni bagian yang memberikan pejelasan terhadap produk atau jasa yang ditawarkan kepada masyarakat, ditulis semenarik mungkin dan cara mendapat produk tersebut, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

Ciri Teks iklan yang baik

Jika membuat suatu teks iklan, Mesti terlihat baik dan benar adapun ciri – ciri iklan yang baik yakni sebagai berikut:
1. Memiliki sasaran yang tepat/jelas, Dengan menentukan target konsumen karena ada target utama dan target kedua, ini juga akan menentukan media pasang iklan dan penetapan target konsumen tergantung pada kualitas,harga,distribusi(jangkauan pemasaran)
2. Fokus terhadap hal yang ingin di komunikasikan dari produk dan jasa yang di iklankan
3. Memiliki daya tarik tertentu hingga konsumen yang di sasarnya tidak berhenti untuk memperhatikan isi iklan,  Selain mengunakan kata kata menarik,daya tarik iklan muncul dari desain layout yang menarik.
4. Sajikan iklan yang menarik , Karena jika suatu iklan kurang menarik itu akan mempengaruhi pembaca sehing pembaca tersebut berhenti membaca
5. Terdapat 4 unsur komunikasi iklan,yaitu :
  • Pengirim iklan ialah produsen atau dalam bisnis periklanan di wakili oleh biro iklan
  • Isi iklan yang terdapat dalam iklan ada headline yakni kalimat singkat tidak lebih dari 10 kata dan di harapkan konsumen langsung dapat banyak informasi mengenai produk dan jasa body copy yakni adalah informasi tambahan bila konsumen tertarik.
  • Media komunikasi tempat iklan di sajikan baik itu di media elektronik, media cetak atau media yang lainnya antara lain media internet yang penetrasinya di indonesia masih kurang, billboard dan lain sebagainya.
  • Penerima iklan konsumen yang menjadi sasaran produk barang atau jasa.
6. Memilih slogan dengan kata – kata padat dan berisi yang merupakan gambaran terhadap headline yang mana konsumen dapat membaca lebih detail.



Syarat teks iklan

Sedangkan Syarat-syarat Iklan yang baik adalah sebagai berikut:

Ditinjau dari isinya, iklan harus :
a. Harus objektif dan jujur
b. Singkat, jelas dan mudah dipahami
c. Tidak menyinggung pihak lain
d. Menarik perhatian orang banyak


Ditinjau dari bahasanya, iklan harus :
a. Menggunakan pilihan kata yang tepat, menarik, logis dan sopan
b. Ungkapan/majas yang digunakan memikat dan memiliki daya sugesti bagi khalayak
c. Bahasa disusun untuk menonjolkan informasi yang dipentingkan
d. Teks iklan harus menuju sasaran 


Contoh Teks Iklan

  • Contoh teks iklan tentang makanan
    Cryspy cracker, makanan yang tidak kenal usia, cracker yang terbuat dari mentega, telur, garam, dan keju ini sangat renyah ketika dimasukkan kemulut, Jadi belilah cryspy cracker agar tidak penasaran dengan rasanya di supermarket terdekat.
  • Contoh iklan dialog
    Resepsionis : Ada yang bisa di bantu pak?
    Tamu : Iya mas , saya mau cek kode booking.
    Resepsionis : Baik pak, atas nama siapa?
    Tamu: Bapak Bokir.
    Resepsionis: Maaf kode booking untuk bapak bokir tidak ada..
    Tamu: Hmmm pakai bantuan traveloka aja deh.
  • Contoh teks iklan tentang jasa
    Tambal ban, anda telfon kami datang. Tidak sampai 15 menit ban motor anda yang bocor akan kami tambal. Hubungi 081239xxxx.

Contoh Iklan Produk 



Sesuai namanya, iklan produk merupakan jenis iklan yang dibuat untuk menjual atau mempromosikan sebuah produk, baik barang maupun jasa. Iklan produk sering kali disebut sebagai ikan niaga dan bertujuan untuk mempengaruhi masyarakat agar membeli produk itu. Jenis iklan ini adalah salah satu yang paling sering ditemukan;
Kunci dalam membuat iklan produk salah satunya ada di tagline, slogan atau pembuatan kalimat iklan yang menarik. Sebuah kalimat yang gampang diingat dan masuk kedalam benak orang yang melihat atau membaca iklan.
Beberapa contoh tagline iklan produk yang terkenal diantaranya;
  • Minuman Pengganti Ion Dalam Tubuh (Pocari Sweat)
  • Apapun Makanannya, Minumnya Teh Botoh Sosro (Teh Sosro)
  • Jelas Lebih Enaak (Kapal Api)
  • Semua Bisa Jadi Macan (Biskuat)
  • Indomie Seleraaku (Indomie).
  • Orange No.1 di Dunia (Floridina Orange)
Contoh Teks Iklan Produk Floridina
Mulai hari dengan yang fresh, be ready go with floridina, floridina jeruknya florida orange, real fresh, real orange pulp, so juicy!! floridina fresh tanpa pengawet, nggak bikin worry, enak dinikmati dimana aja, .. floridina with real orange pulp. SO JUICY!!


Contoh Iklan Penawaran


Sekilas, jenis iklan ini tampak sama dengan iklan produk. Akan tetapi, iklan penawaran dipakai untuk menawarkan barang atau jasa. Contohnya, iklan tempat bimbingan belajar, investasi, penawaran perumahan, apartement dll.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat iklan penawaran. Diantaranya adalah;
  • Identitas Perusahaan atau Lembaga 
  • Produk atau Layanan yang ditawarkan
  • Waktu Penawaran / Pelayanan
  • Nomor Kontak yang Dapat dihubungi
  • Alamat Kantor Pemasaran Perusahaan / Lembaga 
  • Syarat dan Ketentuan Khusus (bila ada).
Selain itu. dalam iklan penawaran gunakanlah “Magic Word” sebagai tagline untuk membuat orang terkesan pada pandangan pertama. kata- kata tersebut bisa berupa kata “DISKON xx%, Free, Harga Promosi, …… Berhadiah dan lain sebagainya.


emikianlah artikel hari ini tentang pengertian teks iklan dan jenis-jenis teks iklan menurut para ahli. Semoga bermanfaat bagi Anda. Untuk membantu blog ini agar berkembang, kami mohon untuk share dan komentar ya. Sekian dan terima kasih.

Penelusuran yang terkait dengan Teks Iklan
  • ciri-ciri teks iklan
  • struktur teks iklan slogan dan poster
  • jenis teks iklan
  • struktur teks iklan brainly
  • jelaskan struktur yang paling penting dalam teks iklan
  • teks iklan memiliki ciri
  • menganalisis isi teks iklan
  • sifat bahasa teks iklan

Post a Comment