Jago Menghitung Luas Bangun Datar hanya dalam Waktu Singkat! Intip Materi & Contoh Soal Kelas 6 SD

Table of Contents

Luas bangun datar merupakan materi penting yang dipelajari oleh siswa kelas 6 SD. Mempelajari konsep luas bangun datar bertujuan agar siswa memahami ukuran besar kecilnya suatu bangun datar. Dengan memahami rumus luas berbagai bangun datar, siswa dapat menghitung luas bangun-bangun tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, menghitung luas lantai yang akan dibuat ubin, luas tanah, atau luas bidang lainnya yang berbentuk persegi, persegi panjang, segitiga, dan lain-lain. Oleh karena itu, pembelajaran mengenai luas bangun datar penting dikuasai oleh siswa agar terampil menerapkannya dalam penyelesaian masalah sehari-hari.

 

Pengertian Luas

Luas adalah ukuran luas suatu bangun datar/bidang datar yang dinyatakan dalam satuan luas tertentu, seperti meter persegi, sentimeter persegi, atau kilometer persegi.

Luas digunakan untuk menghitung keluasan suatu permukaan bangun datar seperti persegi, persegi panjang, segitiga, trapesium, lingkaran, dan lain-lain. Semakin besar ukuran sisi-sisi suatu bangun datar, maka
semakin besar pula luasnya.

Dalam matematika, satuan luas standar yang digunakan antara lain:

  • cm2 (centimeter persegi)
  • m2 (meter persegi)
  • km2 (kilometer persegi)
  • inci2 (inci persegi)
  • kaki2 (kaki persegi)

Dengan mengetahui rumus luas masing-masing bangun datar, kita dapat menghitung dan membandingkan luas dari berbagai bangun datar. Luas bangun datar memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk menghitung luas tanah, luas lantai, luas taman, dan lain sebagainya.

 

Rumus Luas Persegi Panjang

Persegi panjang merupakan salah satu bangun datar yang dibentuk oleh dua pasang rusuk yang sama panjang dan sejajar. Untuk menghitung luas persegi panjang, digunakan rumus:

Luas persegi panjang = panjang x lebar

Dimana:

  • Panjang adalah panjang sisi persegi panjang
  • Lebar adalah lebar sisi persegi panjang

Jadi, jika diketahui panjang = 8 cm dan lebar = 4 cm, maka luas persegi panjang tersebut adalah:

Luas = panjang x lebar
= 8 cm x 4 cm
= 32 cm2

Contoh soal:

Sebuah papan tulis berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 150 cm dan lebar 100 cm. Berapakah luas papan tulis tersebut?

Jawab:

Diketahui:
Panjang = 150 cm
Lebar = 100 cm

Rumus:
Luas persegi panjang = panjang x lebar

Penyelesaian:
Luas = panjang x lebar
= 150 cm x 100 cm
= 15.000 cm2

Jadi, luas papan tulis tersebut adalah 15.000 cm2.

 

Rumus Luas Persegi

Persegi adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat rusuk yang sama panjang dan memiliki empat sudut siku-siku.

Rumus luas persegi adalah:

Luas Persegi = sisi x sisi

Dimana sisi merupakan panjang dari masing-masing sisi persegi.

Persegi sebenarnya merupakan bentuk khusus dari persegi panjang, dimana keempat sisinya memiliki panjang yang sama. Oleh karena itu, rumus luas persegi sebenarnya juga bisa diturunkan dari rumus luas persegi panjang.

Rumus luas persegi panjang adalah:

Luas Persegi Panjang = p x l

Dimana p adalah panjang dan l adalah lebar.

Karena persegi memiliki keempat sisi yang sama panjang maka berlaku:

p = l

Sehingga rumus luas persegi panjang menjadi:

Luas Persegi Panjang = p x p

Luas Persegi Panjang = sisi x sisi

Ini merupakan bentuk yang sama dengan rumus luas persegi.

Jadi dapat disimpulkan bahwa luas persegi dapat dicari dengan mengalikan panjang sisi dengan dirinya sendiri.

Contoh soal:

Sebuah persegi memiliki panjang sisi 5 cm. Tentukan luas persegi tersebut!

Jawab:

Sisi = 5 cm
Luas = sisi x sisi
= 5 x 5
= 25 cm2

Jadi luas persegi dengan panjang sisi 5 cm adalah 25 cm2.

 

Rumus Luas Segitiga

Segitiga merupakan bangun datar yang dibentuk oleh tiga sisi dan memiliki tiga sudut. Rumus luas segitiga dapat dicari menggunakan alas dan tingginya.

Rumus luas segitiga adalah:

Luas Segitiga = 1/2 x alas x tinggi

Contoh soal:

Diketahui segitiga siku-siku memiliki alas 8 cm dan tinggi 6 cm. Tentukan luas segitiga tersebut!

Jawab:

  • Alas segitiga = 8 cm
  • Tinggi segitiga = 6 cm
  • Rumus luas segitiga = 1/2 x alas x tinggi
  • Maka, luas segitiga = 1/2 x 8 cm x 6 cm = 24 cm2

Jadi, luas segitiga dengan alas 8 cm dan tinggi 6 cm adalah 24 cm2.

 

Rumus Luas Lingkaran

Lingkaran adalah bangun datar yang dibatasi oleh lengkung dan mempunyai titik pusat. Untuk menghitung luas lingkaran, digunakan rumus:

Luas Lingkaran = π x r2

Keterangan:

r = jari-jari lingkaran
π = 3,14

Jadi, luas lingkaran adalah hasil perkalian antara 3,14 dengan kuadrat dari jari-jarinya.

Contoh soal:

Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 7 cm. Hitunglah luas lingkaran tersebut!

Jawab:

Diketahui:
r = 7 cm

Rumus:
Luas Lingkaran = π x r2

Penyelesaian:
Luas Lingkaran = 3,14 x (7 cm)2
= 3,14 x 49 cm2
= 153,86 cm2

Jadi, luas lingkaran dengan jari-jari 7 cm adalah 153,86 cm2.

 

Rumus Luas Jajargenjang

Jajargenjang merupakan bangun datar segiempat yang memiliki sisi berhadapan sejajar dan sama panjang. Untuk menghitung luas jajargenjang, digunakan rumus:

Luas Jajargenjang = alas x tinggi

Keterangan:

  • alas adalah sisi bawah jajargenjang
  • tinggi adalah tinggi jajargenjang

Berikut adalah contoh soal menghitung luas jajargenjang beserta pembahasannya:

Contoh Soal

Diketahui sebuah jajargenjang dengan alas 8 cm dan tinggi 6 cm. Tentukan luas jajargenjang tersebut!

Jawab:

  • Alas (a) = 8 cm
  • Tinggi (t) = 6 cm
  • Rumus luas jajargenjang = alas x tinggi
  • Luas = alas x tinggi
    = 8 cm x 6 cm
    = 48 cm^2

Jadi, luas jajargenjang dengan alas 8 cm dan tinggi 6 cm adalah 48 cm^2.

Dengan memahami rumus luas jajargenjang dan berlatih mengerjakan contoh soal, siswa diharapkan dapat menghitung luas jajargenjang dengan tepat. Semangat belajar!

 

Rumus Luas Trapesium

Trapesium adalah bangun datar segiempat yang memiliki tepat sepasang sisi sejajar. Rumus luas trapesium adalah:

Luas = 1/2 x (sisi atas + sisi bawah) x tinggi

Keterangan:

  • Sisi atas adalah panjang sisi sejajar bagian atas
  • Sisi bawah adalah panjang sisi sejajar bagian bawah
  • Tinggi adalah panjang garis tegak lurus diantara dua sisi sejajar

Contoh Soal Luas Trapesium

Sebuah trapesium memiliki panjang sisi atas 5 cm, panjang sisi bawah 10 cm, dan tinggi 3 cm. Berapakah luas trapesium tersebut?

Jawab:

Luas = 1/2 x (sisi atas + sisi bawah) x tinggi
Luas = 1/2 x (5 cm + 10 cm) x 3 cm
Luas = 1/2 x 15 cm x 3 cm
Luas = 22,5 cm2

Jadi, luas trapesium tersebut adalah 22,5 cm2.

 

Rumus Luas Belah Ketupat

Belah ketupat adalah bangun datar segiempat yang dibentuk oleh dua segitiga sama kaki dan sebangun yang dipotong menjadi dua bagian yang sama besar.

Rumus luas belah ketupat adalah:

Luas Belah Ketupat = 1/2 x d1 x d2

Keterangan:

d1 = diagonal 1
d2 = diagonal 2

Contoh soal luas belah ketupat:

Sebuah belah ketupat memiliki diagonal 1 = 10 cm dan diagonal 2 = 8 cm. Hitunglah luas belah ketupat tersebut!

Jawab:

d1 = 10 cm
d2 = 8 cm

Luas Belah Ketupat = 1/2 x d1 x d2
= 1/2 x 10 cm x 8 cm
= 40 cm2

Jadi, luas belah ketupat tersebut adalah 40 cm2.

 

Kesimpulan

Ringkasan materi luas bangun datar yang telah dibahas:

  • Luas adalah ukuran banyaknya satuan luas yang dapat menutupi seluruh bagian suatu bangun datar.
  • Rumus luas persegi panjang adalah p x l, dengan p adalah panjang dan l adalah lebar.
  • Rumus luas persegi adalah s x s, dengan s adalah sisi persegi.
  • Rumus luas segitiga adalah 1/2 x a x t, dengan a adalah alas dan t adalah tinggi.
  • Rumus luas lingkaran adalah π x r x r, dengan π adalah 3,14 dan r adalah jari-jari.
  • Rumus luas jajargenjang adalah a x t, dengan a adalah alas dan t adalah tinggi.
  • Rumus luas trapesium adalah 1/2 x (s1 + s2) x t, dengan s1 dan s2 adalah sisi sejajar dan t adalah tinggi.
  • Rumus luas belah ketupat adalah 1/2 x d1 x d2, dengan d1 dan d2 adalah diagonal-diagonalnya.

Dengan mempelajari rumus luas berbagai bangun datar, siswa diharapkan dapat menghitung luas bangun datar dengan benar. Ini akan membantu siswa dalam menyelesaikan soal-soal luas bangun datar.

Post a Comment