Pengertian ASI Adalah - Rasa ASI, Warna ASI, Kandungan, Hal-hal Yang Mempengaruhi Produksi ASI dan Manfaat ASI

Pengertian ASI

Air susu ibu (disingkat ASI) adalah susu yang diproduksi oleh manusia untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat.Air susu ibu diproduksi karena pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin setelah kelahiran bayi. Air susu ibu pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit.Bila ibu tidak dapat menyusui anaknya, harus digantikan oleh air susu dari orang lain atau susu formula khusus. Susu sapi tidak cocok untuk bayi sebelum berusia 1 tahun.

Keseimbangan zat-zat gizi yang terkandung dalam ASI sangat lengkap dan sempurna yakni kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf. Selain itu pemberian ASI pada bayi dapat melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Terdapat beberapa istilah yang berhubungan dengan ASI meliputi:
  • ASI Predominan
ASI predominan merupakan ASI yang diberikan kepada bayi sejak usia 0-6 bulan ditambahkan dengan pemberian minumam lain berupa teh, madu, air tajin dan minuman lainnya.
  • ASI Parsial
ASI parsial merupakan ASI yang diberi pada anak sejak lahir, disamping juga diberi tambahan makanan padat lain seperti bubur, buah dan lainnya selain ASI.
  • ASI Ekslusif
ASI ekslusif merupakan ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan dalam waktu 6 bulan, tanpa memberikan makanan/minuman pendamping atau pengganti lain selain ASI seperti susu formula, jeruk, madu, air putih, air teh dan tanpa tambahan makanan padat “bubur nasi, bubur susu, biskuit dan lainnya”.



Rasa ASI

Umumnya, rasa ASI ialah manis. Namun, seperti halnya warna ASI, rasa ASI juga bisa berubah-ubah sesuai dengan makanan yang ibu konsumsi. Jadi, apa yang ibu makan, akan dirasakan juga oleh bayi ibu lewat ASI.Namun rasanya hanya samar-samar, tidak 100% sama dan hanya bertahan kurang dari delapan jam.Variasikan menu makanan ibu untuk menjaga kualitas air susu dan memberikan kesempatan bayi untuk mencicipi berbagai cita rasa makanan.

Warna ASI

Warna ASI juga bisa berubah-ubah sepanjang hari atau dari satu hari ke hari berikutnya. ASI biasanya berwarna putih, kuning, atau kebiru-biruan – tapi tergantung pada apa yang ibu makan.
ASI bisa berwarna hijau, jingga, coklat atau merah muda. Kadang-kadang, darah dari sindrom saluran berkarat (rusty pipe syndrome) atau puting pecah-pecah bisa masuk ke dalam air susu ibu.Hal ini menakutkan, namun tidaklah berbahaya. Selama bayi ibu tidak menolak menyusui, adalah aman untuk melanjutkan penyusunan ketika ASI ibu berubah warnanya.

Kandungan ASI 

  • Lemak
ASI mengandung lemak yang mudah dicerna dan diserap bayi karena mangandung enzim lipase yang berperan dalam mencerna lemak.Lemak utama ASI adalah lemak ikatan panjang (omega-3, omega-6, DHA, dan asam arakhidonat), yaitu suatu asam lemak esensial untuk myelinisasi saraf yang penting untuk pertumbuhan otak.
  • Karbohidrat
Karbohidrat utama yang terdapat di dalam ASI adalah laktosa (gula) dan kandungannya sekitar 20-30 % lebih banyak dibandingkan susu sapi.Laktosa dapat meningkatkan penyerapan kalsium yang sangat penting untuk pertumbuhan tulang.
  • Protein
Protein utama ASI yaitu whey yang mudah dicerna oleh bayi sehingga tidak menyebabkan gangguan intestinal. Kandungan protein ini sekitar 60%.Kemudian, ASI mengandung alfa-laktalbumin yang jarang menyebabkan alergi seperti halnya yang terdapat pada susu sapi.
  • Vitamin, mineral dan zat besi ASI
ASI ini mengandung vitamin, mineral dan zat besi yang lengkap dan mudah diserap oleh bayi.
  • Immunoglobulin A (IgA)
ASI tidak hanya berperan sebagai imunisasi aktif yang merangsang pemebntukan daya tahan tubuh bayi, melainkan juga berperan sebagai imunisasi pasif yang akan melindungi usus bayi pada minggu pertama kehidupan dari alergen karena mengandung immunoglobulin A (IgA).

Hal-hal yang mempengaruhi produksi ASI

  • Makanan
  • Ketenangan jiwa dan pikiran
  • Penggunaan alat kontrasepsi
  • Perawatan payudara
  • Anatomis payudara
  • Faktor fisiologi
  • Pola istirahat
  • Faktor isapan anak atau frekuensi penyusuan
  • Faktor obat-obatan
  • Berat lahir bayi
  • Umur kehamilan saat melahirkan
  • Konsumsi rokok dan alkohol

Manfaat Asi

Berikut ini terdapat beberapa manfaat asi, terdiri atas:

1. Manfaat Bagi Bayi

  1. Melindungi dari serangan alergi karena mengandung lgA.
  2. Meningkatkan daya penglihatan dan kepandaian bicara.
  3. Membantu pembentukan rahang yang bagus.
  4. Mengurangi risiko terkena penyakit diabetes, kanker pada anak dan diduga mengurangi kemungkinan menderita penyakit jantung.
  5. Menunjang perkembangan motorik bayi.

2. Manfaat Bagi Ibu

  • Mudah, murah, praktis dan tersedia kapan saja.
  • Mempercepat involusi/memulihkan dari proses persalinan dan dapat mengurangi perdarahan karena otot-otot di rahim mengerut, otomatis pembuluh darah yang terbuka itu akan terjepit sehingga pendarahan dapat berhenti.
  • Mencegah kehamilan karena kadar prolaktin yang tinggi menekan hormon FSH sehingga ovulasi dapat mencapai 99%, apabila ASI diberikan secara terus-menerus tanpa tambahan selain ASI.
  • Meningkatkan rasa kasih sayang dan rasa nyaman antara ibu dan anak.
  • Mengurangi risiko penyakit kanker.
  • Membantu ibu menurunkan berat badan setelah melahirkan.
  • Menurunkan risiko DM tipe 2.

3. Manfaat Bagi Keluarga

  1. Tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk membeli susu formula, botol susu, serta kayu bakar atau minyak tanah untuk merebus air, susu dan peralatannya.
  2. Jika bayi sehat berarti keluarga mengeluarkan lebih sedikit biaya guna perawatan kesehatan.
  3. Penjarangan kelahiran lantaran efek kontrasepsi LAM “The Lactation Amenorrhea Methods” dari ASI.
  4. Jika bayi sehat berarti mengemat waktu dan juga tenaga keluarga karena ASI selalu siap tersedia dan keluarga tidak perlu repot membawa botol susu, air panas dan lain sebagainya ketika berpergian.

4. Manfaat Bagi Masyarakat

  • Menghemat devisa negara karena tidak harus mengimpor susu formula dan peralatan lainnya.
  • Terciptanya negara yang sehat, jika bayi yang lahir sehat.
  • Penghematan pada sektor kesehatan karena jumlah bayi yang sakit hanya sedikit.
  • Memperbaiki kelangsungan hidup anak dengan menurunkan angka kematian.
  • Melindungi lingkungan sebab tidak ada pohon yang digunakan sebagai kayu bakar untuk merebus air, susu dan peralatannya.




Demikian Pembahasan Materi Kita Kali ini Mengenai Pengertian Asi. Jangan Lupa Tetap Bersama Kami Di Referensisiswa.my.id. Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita. Terimakasih.

Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Asi

  • pengertian asi eksklusif
  • pengertian asi eksklusif menurut who
  • pengertian asi menurut who 2016
  • pengertian asi eksklusif menurut para ahli
  • pengertian asi eksklusif menurut who 2019
  • pengertian asi eksklusif menurut who 2018
  • pengertian asi eksklusif pdf
  • manfaat asi