Kata Ganti (Pronomina) Adalah - Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan 100 Contoh Kata Ganti (Pronomina)

Table of Contents

Kata Ganti (Pronomina)

Kata ganti, atau pronomina, adalah kata yang digunakan untuk menggantikan atau merujuk kembali pada orang, benda, atau hal tertentu dalam sebuah kalimat tanpa harus mengulanginya. Penggunaan kata ganti membantu membuat kalimat lebih ringkas dan menghindari pengulangan yang berlebihan.

contohnya yaitu :
“Vishal adalah seorang anak yang sangat rajin beribadah, setiap Adzan sudah berkumandang ia langsung pergi ke masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah.”
Keterangan :
Kata “ia” yang ada pada kalimat di atas merupakan pronomina yang berfungsi untuk menggantikan subyek “Vishal”. Subyek “Vishal” tidak perlu lagi diulang karena sudah menggunakan kata ganti “ia” pada kalimat diatas.



Ciri-ciri Kata Ganti

Setelah melihat penjelasan diatas, berikut ini kita akan melihat ciri – ciri yang dapat membedakannya dengan kata yang lainnya yaitu sebagai berikut :
  • Kata ganti ( pronomina ) pada umumnya terdapat di posisi subjek dan objek, namun tidak menutup kemungkinan untuk berada pada posisi predikat.
  • Acuan kata ganti ( pronomina ) tidak tetap bahkan berpindah-pindah, tergantung pada siapa dan dengan siapa ingin dibicarakan.
  • Kata ganti ( pronomina ) biasanya digunakan untuk menyesuaikan suatu konteks kalimat.


Contoh Kata Ganti Orang (Pronomina Persona)

Kata ganti orang memiliki tiga bentuk, yaitu kata ganti orang pertama, kata ganti orang kedua, dan kataa ganti orang ketiga.

Kata ganti orang pertama
Merupakan kata ganti untuk orang/penulis yang terlibat sebagai pelaku utama dalam kalimat, kata ganti orang pertama tunggal (aku, saya) dan kata ganti orang pertama jamak (kami, kita).
Contoh kata ganti orang pertama tunggal :
  • Saya ingin sekali pergi ke luar negeri.
  • Aku lupa membawa buku.
Contoh kata ganti orang pertama jamak :
  • Kami sekeluarga mengucapkan selamat tahun baru.
  • Jangan sampai kita ketinggalan pesawat.
Kata ganti orang kedua
Kata ganti ini digunakan untuk lawan bicara/orang lain yang memiliki keterlibatan langsung dengan penulis dalam kalimat, kata ganti orang kedua tunggal (anda, kamu, engkau) dan kata ganti orang kedua jamak (kalian).
Contoh kata ganti orang kedua tunggal
  • Anda bisa menjumpai beliau besok.
  • Kamu harus makan sebelum minum obat.
Contoh kata ganti orang kedua jamak.
  • Kalian tidak boleh seperti itu.
Kata ganti orang ketiga
Kata ganti ini digunakan untuk orang lain yang tidak memiliki keterlibatan secara langsung dengan penulis dalam kalimat, kata ganti orang ketiga tunggal (beliau, ia, dia) dan kata ganti orang ketiga jamak (mereka)
Contoh kata ganti orang ketiga tunggal :
  • Hari ini beliau izin tidak menghadiri kelas.
  • Ia lupa kalau besok hari ulang tahunnya.
Contoh kata ganti orang ketiga jamak :
  • Mereka semua sama saja.
Contoh Dalam Kalimat
  1. Saya menjadi satu-satunya utusan sekolah untuk olimpiade fisika se-kabupaten.
  2. Aku merupakan anak bungsu dari enam bersaudara.
  3. Maafkan hamba atas bencana kebakaran ini.
  4. Kami telah sepakat untuk mengerjakan tugas sekolah itu secara kelompok.
  5. Kita tak mungkin bisa berhasil tanpa doa dari orang tua.
  6. Kamu adalah sahabat terbaik yang pernah ada dalam hidupku.
  7. Anda tak perlu repot-repot mengerjakan semua tugas ini.
  8. Masalah yang kau hadapi saat ini hanyalah sebagian kecil dari perjalanan hidup yang masih panjang.
  9. Engkau adalah cahaya paling terang yang menerangi gelap malamku.
  10. Kalian bisa berhasil memenangkan perlombaan ini jika kalian bekerja sama.
  11. Dia menangis terisak saat mendengar berita kematian orang tuanya.
  12. Apakah ia berada dirumah saat musibah itu terjadi?
  13. Beliau adalah penyemangat ketika rasa penat menyelimuti hati dan pikiranku.
  14. Mereka terlihat sangat cocok antara satu sama lain.

Contoh Kata Ganti Kepemilikan (Pronomina Posesiva)

Kata ganti jenis ini biasanya digunakan untuk menyatakan kepemilikkan suatu benda, kata ganti kepemilikan terdiri dari -ku, -mu, -nya, yang terletak pada akhir kata.
Contoh kata ganti kepemilikan/kepunyaan :
  1. Mobilku baru saja dicuci.
  2. Rambutmu hari ini rapi sekali.
  3. Kucing ku tidak suka kalau mainannya diambil
  4. Ani mengambil laptopku saat aku tidak ada dirumah.
  5. Ibu memintaku untuk membeli obat di apotik.
  6. Bolehkah aku meminjam motormu untuk berangkat sekolah?
  7. Aku merasa sangat tersanjung atas pujianmu. 
  8. Aku sudah memasukkan kertas hasil ulangan itu kedalam tasnya.
  9. Ayah ketinggalan dompetnya saat terburu buru tadi pagi

Contoh Kata Ganti Petunjuk (Pronomina Demonstrativa)

Kata Ganti Penunjuk

Kata ganti jenis ini berfungsi sebagai penunjuk lokasi atau suatu benda tertentu, seperti penunjuk umum, tempat, dan hal tertentu.
Contoh kata ganti penunjuk :
  1. Rumah ini merupakah hasil kerja kerasku. 
  2. Disini sangat sesak sekali.
  3. Jika kamu ingin pergi kesana kamu harus melewati jalan mangga.
  4. Mobil itu sedang mogok.Kau bisa menggunakan payung ini.
  5.  Kertas parkir ini memenuhi saku celanaku.
  6. Letakkan saja kunci itu diatas meja belajarku.
  7. Gedung gedung pencakar langit itu berdiri megah di tengah ibukota.
  8. Kamu boleh tinggal disini sementara ibumu pergi bekerja
  9. Udara disini terasa lebih panas dari biasanya.
  10. Kenapa kau harus menunggu disana sendirian saat malam seperti ini?
  11. Buku yang di jual disana jauh lebih murah dibandingkan di mal ini.

Contoh Kata Ganti Penghubung (Pronomina Relativa)

Seperti namanya, jenis kata ganti ini berfungsi untuk mengubungkan dua jenis kalimat yaitu kalimat induk dengan anak kalimat.
Contoh kata ganti penghubung
  1. Badut yang berpenampilan lucu itu selalu dihampiri anak-anak.
  2. Ibu memasak makanan yang amat lezat.
  3. Seseorang yang berbicara padaku adalah pamanku.
  4. Seseorang yang duduk di ujung sana adalah kakekku.
  5. Bayu tidak memiliki sepatu yang berwarna ungu.
  6. Bingkisan yang dititipkannya sudah diantarkan.
  7. Pintu yang rusak itu sudah diperbaiki.
  8. Ia memiliki rumah yang sangat besar.

Contoh Kata Ganti Tanya (Pronomina Interogativa)

Sementara kata ganti jenis ini adalah kata ganti yang digunakan untuk menanyakan waktu, tempat, maupun orang bahkan keadaan demi mendapatkan suatu informasi.
Contoh kata ganti penanya :
  1. Kapan peristiwa ini terjadi?
  2. Dimana saya bisa mendapatkannya?
  3. Kemana tujuan selanjutnya?
  4. Siapa saja yang terlibat?
  5. Bagaimana upaya penanganan terhadap hal tersebut?
  6. Apa yang menghalangi aliran air sungai ini?
  7. Siapa dalang dibalik peristiwa perampokan kemarin malam?
  8. Mana tas yang kau janjikan itu ?
  9. Buah yang mana yang akan kau beli?
  10. Kapan penerimaan mahasiswa baru di kampusmu?
  11. Aku ingin melanjutkan sekolahku ke negara tirai bambu, apabila ibuku mengizinkannya.
  12. Ia tidak akan pergi bilamana kau menghalanginya.
  13. Dimana kau menemukan barang antik ini?
  14. Kemana saja kau menghilang dua hari ini?
  15. Anak itu tiba tiba datang darimana ?
  16. Mengapa kau tidak datang ke pesta pertunangannya?
  17. Bagaimana caranya membuat kue beras?
  18. Berapa nilai IPK-mu?

Contoh Kata Ganti Tak Tentu

Pada kata ganti jenis ini digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang informasinya masih belum diketahui secara jelas, baik wujud maupun jumlahnya. Kata ganti tak tentu terdiri dari kata “sesuatu, seseorang, barang siapa, masing – masing, para”.
Berikut Contohnya :
  • Tetaplah disini, Pina akan membawakan sesuatu spesial untukmu.
  • Ada seseorang yang selalu mengintaimu sepanjang waktu ini.
  • Para wali murid diminta selalu berwaspada putra – putri mereka ketika menunggu jemputan pulang dari sekolah.
  • Barang siapa menemukan dompet berwana hijau tolong segera hubungi no saya, dan akan ada sedikit imbalan.
  • Masing – masing santri mengambil jatah makan siang di aula pesantren.

Pronomina Intratekstual dan Ekstratekstual

Dua jenis pronomina ini adalah jenis pronomina yang dilihat dari hubungannya dengan nomina ( kata benda ) yang akan digantikan. Pronomina intratekstual adalah suatu kata ganti yang menggantikan kata benda yang terdapat dalam sebuah artikel, bacaan, atau percakapan. Sedangkan Pronomina Ekstratekstual ialah kebalikannya yaitu menggantikan kata benda yang terdapat di luar sebuah artikel, bacaan, atau percakapan. 
Berikut Contohnya : 
Bagian 1 :
  1. Dengan kelembutan suaranya, Elfina mampu meluluhkan hati kedua orang tuanya untuk memberikan izin pergi ke luar negeri bersama teman – temannya.
    Penjelasan : Pada kalimat diatas menunjukkan secara jelas kata -nya menunjuk ke Elfina
  2. Itu yang membuat Nisa selalu gelisah pada waktu hari ini.
    Penjelasan : Pada kalimat diatas kata -itu nya tidak jelas menujukkan atau menggantikan hal apa.
  3. Dokter mengatakan bahwa kamu akan sembuh dalam 3 hari jika rajin meminum obat.
  4. Sebagai anak, kamu harus menghargai dan menghormati nasihat kedua orangtua mu.
  5. Sebagai wanita, kamu tidak boleh pergi malam – malam karena sangat tidak pantas.
  6. Engkauberada dimana sekarang?
  7. Engkau laksana bagai bintang di langit yang kelam malam ini.
  8. Mengapa kau tinggalkannya?
  9. Sebaiknya Anda segera pergi dari sini daripada situasi tambah panas.
Bagian 2 :
  1. Bagaimana pendapat Anda mengenai dampak teknologi yang semakin hebat ?
  2. Anda seharusnya bersikap sopan sebagaimana tamu di rumah orang.
  3. Aku berikan oleh – oleh ini kepadamu.
  4. Mulutmu harimaumu. Maka berhati – hatilah ketika berbicara.
  5. Tunjukkan hasil karya kerja keras kalian !
  6. Kalian harus membiasakan menghormati akan adat istiadat di desa ini.
  7. Apakah kalian sudah paham ?
  8. Jika kalian ingin dihargai orang lain, maka kalian juga harus dapat menghargai orang lain.



Penelusuran yang terkait dengan Contoh Kata Ganti

  • contoh kata ganti dalam bahasa inggris
  • 5 contoh kalimat kata ganti
  • pengertian kata ganti
  • contoh kata ganti orang brainly
  • contoh kata ganti pronomina
  • contoh kata ganti brainly
  • kata ganti empunya adalah
  • kata ganti disebut juga dengan

Post a Comment