Pengertian Lambung - Fungsi, Anatomi Lambung, Bagian Dinding Lambung, Unsur – Unsur , dan Sistem Kerja Lambung Pada Manusia

Pengertian Lambung

Lambung ini merupakan salah satu organ pencernaan yang berbentuk itu seperti kantong serta terletak di perut kiri rongga perut di atas diafragma. Nama lain dari lambung ialah ventrikulus, sering juga disebut dengan gaster. Lambung ini mempunyai fungsi utama untuk menyimpan serta mengolah makanan sementara. pH lambung ini kurang lebih 2 derajat, sehingga memiliki sifat sangat asam. Pada ke2 ujung lambung (sebelum serta juga setelah bagian lambung) terdapat dua buah penyempitan yang memiliki fungsi supaya makanan yang sedang diolah di dalam lambung tidak turun atau juga naik ke organ lain di saat proses pengolah berlangsung. Pada bagian dalam lambung itu terdapat kelenjar-kelenjar yang menghasilkan getah lambung. Ukuran lambung pada tiap-tiap individu berbeda-beda, namun umumnya itu mampu menampung 1,5 liter makanan.


Fungsi Dari Lambung

  • Simpan dan olah makanan.
  • Hancurkan bakteri dan mikroorganisme berbahaya dalam makanan. Keasaman asam lambung, yang sangat asam, dapat membunuh bakteri yang ada di sana.
  • Mulailah mencerna lemak.
  • Protein menjadi pepton.
  • Konversi kaseinogen menjadi kasein.
  • Mungkin juga bertindak dalam kendali hormon.

Baca Juga: Soal PKN Kelas 4 SD/Mi 2020 Lengkap Dengan Kunci Jawabannya 


Anatomi Lambung Manusia

Lambung manusia terhubung dengan dua saluran di masing-masing ujungnya. Ujung atas lambung terhubung dengan esofagus alias kerongkongan, saluran berbentuk tabung yang menjadi jalur masuk makanan dari mulut. Daerah pertemuan antara esofagus dengan lambung disebut dengan persimpangan gastroesofageal (GE).
Semetara bagian bawah lambung terhubung dengan usus halus, organ berbentuk selang panjang yang menghubungkan lambung dengan usus besar. Ujung pertama dari usus halus disebut dengan duodenum. Duodenum inilah yang secara langsung terhubung dengan lambung.


Anatomi lambung terbagi menjadi lima bagian, di antaranya:

Kardiak

Kardiak adalah bagian ujung lambung teratas yang berhubungan langsung dengan esofagus. Kardiak menjadi tempat pertama masuknya makanan setelah dari kerongkongan. Pada ujung lambung ini terdapat sfingter kardiak, cincin otot yang berfungsi sebagai klep untuk mencegah makanan yang sudah masuk ke lambung kembali naik ke kerongkongan.

Fundus

Setelah memasuki kardiak, makanan kemudian disalurkan menuju fundus. Fundus adalah area yang berbentuk lengkungan di bagian atas lambung dan terletak di bawah diafragma. Bagian lambung yang satu ini menjadi tempat makanan mulai mengalami proses pencernaan.

Badan lambung

Badan lambung adalah bagian dari anatomi lambung yang paling penting. Pasalnya, badan lambung menjadi tempat makanan dicerna dan diproses menjadi bentuk kecil-kecil dengan bantuan enzim lambung.

Antrum

Antrum adalah bagian terbawah dari lambung, terkadang disebut juga dengan antrum pilorus. Antrum memiliki fungsi sebagai tempat menampung makanan yang sudah dicerna sebelum disalurkan menuju usus halus.

Pilorus

Pilorus adalah anatomi lambung paling akhir yang terhubung langsung dengan usus halus. Pada pilorus terdapat sfingter pilorus, yaitu cincin otot tebal yang berfungsi sebagai katup yang mengatur keluarnya makanan dari lambung menuju duodenum. Sfingter pilorus ini juga berfungsi untuk mencegah makanan yang sudah tersalurkan ke duodenum agar tidak kembali ke lambung.



Bagian Dinding Lambung

Dinding lambung tersusun menjadi empat lapisan, yakni :
  1. Mucosa ialah lapisan berbentuk seperti palung dimana sel-sel mengeluarkan berbagai jenis cairan, seperti enzim, asam lambung, dan hormon. Di lapisan mucosa terdapat 3 jenis sel yang berfungsi dalam pencernaan, yaitu :
  2. Sel goblet berfungsi untuk memproduksi lendir untuk menjaga lapisan terluar sel.
  3. Sel parietal berfungsi untuk memproduksi asam lambung yang berguna dalam pengaktifan enzim pepsin.
  4. Sel chief berfungsi untuk memproduksi pepsinogen, yaitu enzim pepsin dalam bentuk tidak aktif agar enzim tersebut tidak mencerna protein yang dimiliki yang dapat menyebabkan kematian pada sel.
  5. Submucosa ialah lapisan dimana pembuluh darah arteri dan vena dapat ditemukan untuk menyalurkan nutrisi dan oksigen ke sel-sel perut, urea, dan karbon dioksida dari sel-sel tersebut.
  6. Muscularis adalah lapisan otot yang membantu perut dalam pencernaan mekanis. Yaitu ada 3 lapisan otot, yakni otot melingkar, memanjang, dan menyerong.
  7. gerak peristaltik (gerak menggelombang). Gerak peristaltik menyebabkan makanan di dalam lambung diaduk-aduk. Sel-sel di lapisan ini mengeluarkan sejenis cairan untuk mengurangi gaya gesekan yang terjadi antara perut dengan anggota tubuh lainnya.
  • Di bagian dinding lambung sebelah dalam terdapat kelenjar-kelenjar yang menghasilkan getah lambung. Aroma, bentuk, warna, dan selera terhadap makanan secara refleks akan menimbulkan sekresi getah lambung. Getah lambung mengandung :
  • Asam Lambung yang berperan sebagai pembunuh mikroorganisme dan mengaktifkan enzim pepsinogen menjadi pepsin.
  • Enzim Pepsin yang berfungsi menghidrolisis protein menjadi molekul-molekul peptida.
  • Enzim Renin yang berfungsi mengubah keseinogen menjadi kasein.
  • Enzim Lipase yang berfungsi mengubah trigliserida menjadi asam lemak dan protein.


Unsur – Unsur Lambung

  • HCL (asam lambung) adalah cairan yang sangat asam yang diproduksi oleh sel parietal. Digunakan untuk membunuh bakteri dalam makanan, merangsang hati dan usus pankreas, dan mengubah pepsinogen menjadi pepsin.
  • Pepsin, digunakan untuk mengubah protein menjadi albumin + pepton.
  • Lipase, digunakan untuk mengubah lemak menjadi asam lemak + gliserin.
  • Renin digunakan untuk mengubah protein dari susu menjadi laktosa.
  • Gastrin bertindak sebagai hormon yang meningkatkan produksi kelenjar lambung untuk mengeluarkan jus.
  • Mucin melindungi dinding lambung.

Sistem Kerja Lambung Pada Manusia

Pada lambung bekerja dengan mecerna makanan yang telah di kunyah di mulut lalu melawati bagian kerongkongan. Yang di dalam lambung, makanan akan dicerna secara kimiawi dengan melibatkan berbagai jenis cairan seperi HCI dan beberapa jenis enzim. Adapun fungsi HCI antara lain yaitu:
  • Dapat membunuh berbagai macam kuman yang masuk bersama makanan.
  • Mengaktifkan pepsinogen menjadi enzim pepsinyang berguna untuk mencerna protein.
  • Meningkatkan kecepatan reaksi antara air, protein dan pepsin.
  • Serta membuat pilorus mengendur sehingga pintu pilorus menjadi terbuka dan makanan bisa dikeluarkan menuju usus 12 jari. Hal ini dikarenakan sifat HCI yang asam.
Lapisan dinding lambung yang memiliki 3 lapisan otot akan berkontraksi, yang sehingga terjadi gerakan peristaltik di dalam lambung. Gerakan peristaltik ini akan membantu proses pemecahan makanan menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Pada makanan yang telah diaduk dan dipecah menjadi partikel-partikel kecil akan bercampur bersama getah lambung yang dikeluarkan oleh dinding lambung. Akibatnya, makanan akan bersifat asam.

Getah lambung tersusun atas air, enzim pepsin, enzim renin dan juga enzim lipase. Sifat getah lambung yang sangat asam memiliki kemampuan untuk mengubah makanan menjadi berbentuk seperti bubur (kim). Jika proses pencernaan di dalam lambung sudah selesai, makanan yang berbentuk bubur tadi akan dikeluarkan oleh pilorus yang menuju usus halus, tepatnya pada bagian usus 12 jari (duodenum). Makanan yang dikeluarkan oleh pilorus menuju usus 12 jari tidak dalam jumlah besar dan secara sekaligus. Makanan yang dikeluarkan oleh pilorus menuju usus 12 jari dikeluarkan sedikit demi sedikit sehingga proses pencernaan menjadi lebih efektif.

Jenis-jenis Penyakit Lambung

  • Penyakit asam lambung – Penyakit asam lambung atau GERD terjadi saat makanan tidak langsung masuk ke lambung, namun malah naik kembali ke kerongkongan. Gejala utamanya adalah sensasi terbakar di dada.
  • Ulkus lambung – Ulkus disebabkan oleh erosi yang merusak lapisan lambung. Ulkus dapat timbul akibat infeksi atau penggunaan obat yang tidak sesuai dosis. Penyakit ini dapat mengakibatkan nyeri perut dan pendarahan internal pada lambung.
  • Gastritis – Gastritis adalah peradangan lambung yang menyebabkan nyeri dan mual. Penyakit ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk konsumsi alkohol berlebih, stres, penggunaan obat yang keliru (misalnya obat anti radang). Gastritis juga bisa terjadi karena bakteri H.pylori dan infeksi virus.
  • Kanker lambung – Kanker terjadi saat ada sel ganas yang tumbuh di lambung. Kanker lambung dapat disebabkan oleh merokok, infeksi virus Epstein-Barr, dan terkena zat tertentu, seperti asbestos dan bahan industri batu bara dan karet.

Baca Juga: Soal PKN Kelas 3 SD/Mi 2020 Lengkap Dengan Kunci Jawabannya


Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Lambung

  • gambar lambung
  • struktur lambung
  • fungsi lambung dan usus halus
  • fungsi asam lambung
  • gambar lambung manusia
  • fungsi lambung brainly
  • fungsi usus halus
  • lambung dalam sistem pencernaan