Pasar Modern Adalah Pengertian, Ciri-Ciri, Kelebihan dan Kekurangannya Lengkap

Pengertian Pasar Modern

Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.Tidak banyak berbeda dari pasar tradisional, namun pasar jenis ini penjual dan pembeli tidak bertransaksi secara langsung melainkan pembeli melihat label harga yang tercantum dalam barang (barcode), berada dalam bangunan dan pelayanannya dilakukan secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga.

Barang-barang yang dijual selain bahan makanan makanan seperti: buah, sayuran, daging, sebagian besar barang lainnya yang dijual adalah barang yang dapat bertahan lama. Contoh dari pasar modern adalah pasar swalayan dan hyper market,super market, dan mini market.Pasar modern bermula dari Supermarket dan Department Store. Sejalan dengan perkembangan kebutuhan dan pola hidup masyarakat yang semakin menginginkan kenyamanan belanja, kepastian harga, dan keanekaragaman barang kebutuhan dalam satu toko, pelanggan menuntut pengusaha ritel dan toko untuk meningkatkan baik secara pengelolaan, penampilan toko, maupun cara pelayanan. Oleh karena itu, belakangan dikenal ritel modern dengan cara pengelolaan secara professional untuk jaringan toko mencakup department store dan super market.

Departement store dan supermarket dapat diklasifikasikan menurut skala usahanya, seperti luas lantai, besar omzet, dan jaringannya. Luas minimal untuk departemen store maupun supermarket adalah 600 m² per satu outlet atau merupakan chainstore dengan luas total yang sama.



Ciri-Ciri Pasar Modern


Kita dapat dengan mudah mengenali suatu pasar melalui karakteristiknya. Adapun ciri-ciri pasar modern adalah sebagai berikut:
  • Tidak terjadi aktivitas tawar-menawar harga barang.
  • Harga setiap barang sudah tertera pada masing-masing barang dan biasanya diberi barcode.
  • Jenis barang yang dijual di pasar ini sangat beargam dan memiliki kualitas yang baik.
  • Umumnya pasar ini berada pada suatu bangunan dimana pelayanannya dilakukan sendiri (swalayan).
  • Kondisi pasar jenis ini umumnya bersih dan nyaman karena dilengkapi dengan Air Conditioner dan petugas kebersihan.
  • Pasar ini memiliki tata ruang yang rapih dan terstruktur sehingga memudahkan konsumen menemukan barang yang ingin dibeli.
  • Kegiatan ekonomi di pasar ini tidak terdapat campur tangan pemerintah.
  • Cara pembayaran produk yang dibeli adalah melalui kasir khusus yang telah disiapkan masing-masing toko.
  • Pelayanan di pasar ini umumnya memuaskan para konsumen.

syarat-syarat pasar

Syarat-syarat terbentuknya pasar, diantaranya sebagaimana di bawah ini:
  • Adanya penjual dan adanya pembeli
  • Adanya barang atau jasa yang akan diperjualbelikan.
  • Terjadinya kesepakatan harga dan transaksi, antara penjual dan pembeli.

Kelebihan Serta Kekurangan Dari Pasar Modren

Kelebihan Pasar Modern

  • Kualitas dan Kualitas Barang yang Ditawarkan Bagus
Barang yang diperdagangkan di pasar modern harus memenuhi standar tertentu untuk memastikan kualitas. Jika ada barang yang tidak dijual (kualitasnya menurun), seperti: Sebagai sayuran, penjual akan mencoba menarik minat pengunjung terhadap barang dengan, misalnya, memberikan diskon besar (diskon).
  • Tempat yang Bersih dan Tenang
Salah satu hal yang paling dihargai oleh penjual di pasar modern adalah kepuasan pelanggan atau pembeli. Seperti kita ketahui, kebersihan dan kenyamanan adalah faktor yang berkaitan erat dengan kepuasan berbelanja. Oleh karena itu, kondisi di pasar modern bersih, nyaman dan tenang.
  • Tingkatkan Produk Domestik Bruto
Produk domestik bruto adalah nilai total dari total produksi barang dan jasa di suatu wilayah dalam periode waktu tertentu. Peningkatan produk domestik bruto juga menunjukkan peningkatan pendapatan pemerintah. Karena itu, pasar modern akan berdampak negatif pada perekonomian negara.
  • Tambahkan Pekerjaan
Pasar modern membutuhkan orang untuk melakukan pekerjaan mereka, mereka membutuhkan orang yang memiliki keterampilan pemasaran, layanan pelanggan, keamanan, dan kebersihan. Karena itu, pasar modern juga berperan dalam mengatasi pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja.


Kekurangan Pasar Modern

  • Konsumen dari Pasar Bisnis Tertarik ke Pasar Modern
Karena banyaknya keuntungan dari pasar modern, yang tidak dimiliki oleh pasar tradisional, konsumen mulai bergerak dan lebih suka berbelanja di pasar modern. Tentu saja, ini akan mempengaruhi pasar tradisional, di mana permintaan menurun.
  • Memungkinkan Ketidaksetaraan Ekonomi
Ketika banyak konsumen dari pasar bisnis mulai bergerak ke pasar modern, pendapatan pedagang atau penjual di pasar tradisional juga akan menurun.
Sebagian besar dari mereka adalah kelas menengah ke bawah, sedangkan pemilik pusat perbelanjaan, supermarket, dll milik kelas menengah atas. Ini akan membuat orang kaya semakin kaya dan miskin semakin miskin.
  • Investasi Asing di Pasar modern dapat Mengurangi Nilai Tukar
Potensi sumber daya yang besar di Indonesia telah menyebabkan banyak pihak asing memasuki pasar Indonesia. Investasi asing di pasar modern terus berlanjut.Sekarang dampak investasi jangka panjang ini akan mengurangi pendapatan devisa negara, beberapa penyebabnya adalah karena impor besar-besaran (barang asing masuk ke negara itu), tetapi juga karena bagian dari keuntungan, bunga, dan uang lainnya di negara asal untuk dikirim.
  • Pasar Modern Cenderung Mengeksploitasi Pemasok (pemasok)
Sebagai aturan, tidak ada banyak pasar modern di satu daerah, hanya ada beberapa di setiap wilayah. Tetapi ada banyak pemasok atau orang yang ingin memperkenalkan barang ke pasar modern.


Contoh Pasar Modern

  1. Minimarket - Minimarket adalah gerai yang menjual produk eceran seperti warung klontong dengan sistem pelayanan yang lebih modern.Luas ruangan minimarket pada umunnya antara 50 m2 sampai 200 m2.
  2. Convienience Store - Convienience Store sebenarnya hampir sama dengan minimarket namun yang membedakannya adalah dari segi hal harga, jam operasional, luas ruangan dan lokasi.Gerai ini biasanya berlokasi di tempat strategi, dengan harga yang lebih mahal dari harga minimarket dan memiliki luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2.
  3. Special Store - Special Store adalah toko yang memiliki persediaan yang lengkap dan bervariasi sehingga konsumen tidak perlu pindah ke toko lain untuk membeli barang yang dibutuhkan.
  4. Factory Outlet - Factory Outlet adalah sebuah toko pengecer yang menjual produk pakaian yang sudah outdate dengan produk yang berkualitas yang dijual pada konsumen dengan harga yang terjangkau.
  5. Distro (Distribution Store) - Distro adalah toko pakaian yang menjual pakaian dan aksesoris yang dititipkan pembuat pakaian atau di produksi sendiri.
  6. Supermarket - Supermarket merupakan toko yang memiliki luas sekitar 300 – 1100 m2 (kecil-sedang) dan 1100- 2300 m2 (besar).
  7. Gudang Rabat - Gudang Rabat adalah penjual produk dalam kuantitas besar yangmenjual kepada non konsumen yang bertujuan untuk dijual kembali atau untuk pemakaian bisnis.
  8. Super Store - Super Store adalah toko serba ada yang menjual produk yang bervariasi dan lengkat serta luasnya lebih besar dari supermarket.



Penelusuran yang terkait dengan pasar modern adalah
  • kekurangan pasar modern
  • contoh pasar modern
  • pasar modern adalah brainly
  • fungsi pasar modern
  • pengertian pasar modern menurut para ahli
  • kelebihan pasar tradisional
  • tujuan pasar modern
  • manfaat pasar modern